Friday, 28 July 2017

7 Manfaat Wortel untuk Kecantikan Kulit Wajah

Kulit merupakan salah satu bagian penting tubuh mengingat fungsinya bagi kesehatan. Bagian kulit yang paling banyak mendapat perhatian dan perawatan yakni bagian wajah. Oleh karena itu tidak mengherankan jika kulit wajah mmenjadi salah satu objek perawatan. Sebagian orang melakukan perawatan kulit wajah menggunakan cara modern yakni dengan produk perawatan ktertentu sampai menggunakan bahan alami. Berbagai macam bahan alami digunakan untuk perawatan bukan tanpa alasan. Disamping lebih terjangkau, bahan alami tidak memiliki efek samping yang dapat merugikan kulit. Salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk perawatan kulit wajah yakni wortel. Wortel yang biasa dikonsumsi sebagai bahan makanan ini dapat digunakan untuk merawat kecantikan kulit wajah. Berikut ini 7 manfaat wortel untuk kecantikan kulit wajah dengan cara penggunaan yang benar.

Kandungan Wortel untuk Kecantikan 

1. Vitamin A : Merupakan kandungan yang paling dikenal dalam wortel. Berbagai manfaat baik dapat diperoleh dari vitamin A, salah satunya yakni mencegah kerutan seperti garis halus di bawah mata atau sekitar bibir.
2. Antioksidan : Antioksidan yang terdapat dalam wortel yakni falcarinol yang telah diteliti dapat mencegah tumbuhnya sel-sel tumor dan kanker pada kulit termasuk wajah. 
3. Vitamin C : Manfaat dari vitamin C untuk kulit memang telah dikenal sejak lama. Wortel merupakan salah satu bahan alami dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Oleh karena itu, wortel dapat dimanfaatkan untuk menjaga kecantikan kondisi kulit wajah. 

7 Manfaat Wortel untuk Kecantikan Kulit Wajah

7 Manfaat Wortel untuk Kecantikan

1. Melembabkan kulit kering
Salah satu jenis kulit yang dimiliki perempuan atau laki-laki yakni kering. Kulit kering merupakan bawaan dari lahir dengan produksi minyak alami yang kurang atau disebabkan oleh lingkungan sekitar semisal cuaca yang tidak menentu. Kulit kering sangat merugikan bagi pemiliknya karena penampilannya yang kering sehingga terlihat lebih tua. Wortel dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk melembabkan kulit yang kering. 

2. Mengurangi minyak di kulit
Minyak berlebih pada kulit wajah disebabkan oleh berbagai banyak faktor, diantaranya kondisi tubuh atau makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Jenis makanan yang dapat mempengaruhi produksi minyak dalam tubuh yakni makanan yang banyak mengandung minyak seperti gorengan. Oleh karena itu sangat penting dalam mengontrol jumlah makanan yang mengandung minyak.

3. Mengangkat sel kulit mati
Kulit yang normal melakukan regenerasi secara teratur yakni mengganti sel kulit mati dengan sel kulit baru. Oleh karena itu sel kulit mati harus diangkat sehingga tidak menutupi sel kulit baru yang telah tumbuh. Sel kulit mati menyebabkan kulit kusam dan jika terus menerus menumpuk akan menjadikan kulit gelap.

4. Mencerahkan kulit kusam
Jika kulit wajah terlanjur kusam, dapat dicerahkan kembali dengan menggunakan masker wortel. Berbagai kandungan yang terdapat dalam wortel mempunyai manfaat untuk mencerahkan kulit yang terlanjur kusam dengan pemakaian yang teratur.

5. Memperlambat penuaan dini
Siapapan pasti ingin awet muda dengan melakukan segala hal, salah satunya dengan melakukan perawatan menggunakan wortel. Wortel dapat difungsikan sebagai antioksidan sehingga dapat memperlambat penuaan dini. Kulit yang mengalami penuaan dini akan telihat lebih tua dibanding dengan umurnya.

6. Mengatasi komedo dan jerawat
Komedo dan jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang banyak dialami perempuan khususnya. Jerawat disebabkan oleh bakteri dan kotoran yang terdapat dalam lapisan kulit. Salah satu bahan alami yang mudah dijumpai dan digunakan yakni wortel tanpa campuran atau menambakan bahan lain.

7. Mempercepat penyembuhan luka
Luka yang terdapat pada kulit dapat disembuhkan dengan wortel seperti halnya saat menggunakan masker pada wajah. Luka yang diobati dengan masker wortel secara rutin menjadikan luka cepat kering. 

Cara Pemanfaatan Wortel untuk Perawatan Kulit Wajah

1. Hal pertama yang harus dilakukan yakni memilih wortel dengan kwalitas baik. Wortel dengan kwalitas baik merupakan yang masih segar karena kandungan air didalamnya masih banyak. 

2. Setelah itu wortel dicuci bersih lalu dibersihkan dan digunakan sebagai masker untuk perawatan wajah. 

3. Wortel dapat digunakan secara utuh tanpa dicampur dengan bahan-bahan lain atau dicampur sesuai takaran yang pas. Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk campuran masker wortel yakni madu, putih telur, dan jeruk nipis. Berikut ini cara untuk mencampur wortel dengan bahan lain.
Wortel dan madu
Wortel setelah dicuci bersih dan dikupas kemudian dipotong kecil untuk memudahkan penghalusan. Pertama wortel dimasukkan blender lalu ditambahkan madu dan dihaluskan. 
Wortel dan putih telur 
Cara menghaluskannya sama dengan saat dicampurkan dengan madu. Putih telur yang dianjurkan yakni putih telur ayam kampung yang lebih terkenal memiliki manfaat lebih baik dari ayam biasa. 
Wortel dan air jeruk nipis
Saat wortel telah dicuci, dikupas, dan dipotong dimasukkan bersamaan dengan air jeruk nipis. Jeruk nipis yang dianjurkan yakni jeruk nipis yang masih segar karena kandungan airnya masih banyak. 

4. Saat masker telah siap, dapat langsung diaplikasikan pada wajah. Sebelumnya wajah telah dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran sehingga tidak tercampur dengan masker wortel.

5. Masker dapat didiamkan selama 15 sampai 3 menit atau sampai masker kering. Setelah itu dapat dibersihkan lalu dibilas menggunakan air hangat. 

6. Cara ini dapat diaplikasikan paling tidak 2 sampai 3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, wortel juga dapat diikonsumsi secara langsung untuk memberikan manfaat baik bagi kulit khususnya kulit wajah.

Itulah 7 manfaat wortel untuk kecantikan kulit wajah yang semoga dapat memberikan informasi bermanfaat bagi yang memerlukan. 

Tuesday, 30 May 2017

8 Manfaat Royal Jelly untuk Kecantikan Wajah

Kecantikan merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang penampilan sehari-hari. Kecantikan identik dengan wajah, sehingga wajah banyak mendapatkan perawatan lebih dibanding dengan bagian tubuh lainnya. Berbagai macam perawatan wajah dilakukan, mulai dari pemakaian sabun wajah, toner, pelembab siang malam, sampai produk pelengkap lain untuk menyempurnakan hasil tampilan wajah. Salah satu bahan yang terkenal dan telah terbukti memiliki manfaat baik untuk kecantikan wajah yakni royal jelly. Bagi sebagian perempuan pasti telah mengetahui apa yang disebut royal jelly serta berbagai manfaatnya untuk wajah. Akan tetapi tidak jarang yang kurang dan bahkan belum mengetahuinya. Oleh karena itu berikut ini akan dijelaskan tentang royal jelly dan berbagai manfaatnya untuk kecantikan wajah. 

8 Manfaat Royal Jelly untuk Kecantikan Wajah

Pengertian Royal Jelly
Royal jelly merupakan asupan khusus untuk ratu lebah yang merupakan zat skresi lebah pekerja. Zat ini sangat berguna untuk membantu ratu lebah dalam proses prokreasi dan memberikan makanan kepala larva lebah madu supaya dapat berkembang dengan maksimal. 
Kandungan yang terdapat dalam royal jelly yakni asam amino, gula, lipid, vitamin B komplek, zat besi, dan kalsium. Selain itu royal jelly juga mengandung karbohidrat, protein, asam folat, biotin, niasin yang dapat meregenerasi organ tubuh manusia termasuk kulit wajah. 
Kandungan penting yang bermanfaat bagi kulit wajah dan terdapat dalam royal jelly yakni gelatin. Gelatin merupakan senyawa senyawa pembentuk kolagen, kolagen sendiri merupakan senyawa penting dalam tubuh untuk menghambat proses penuaan dini.

Manfaat Royal Jelly untuk Wajah

1. Sebagai antiaging dan antikerut
Proses regenerasi dan perbaikan kulit sangat penting untuk mendapatkan kulit yang sehat. Seiring bertambahnya usia seseorang, kemampuan kulit dalam memperbaiki sel-sel kulit yang rusak semakin berkurang. Hal tersebut dikarenakan menurunnya produksi kolagen sehingga menjadikan tampilan kulit menjadi kendur dan tidak kencang.

2. Sebagai anti-inflamasi
Manfaat lain dari royal jelly untuk kulit yakni sebagai anti-inflamasi. Inflamasi merupakan peradangan, termasuk peradangan pada kulit. Peradangan dapat terjadi karena berbagai sebab, diantaranya yakni adanya penyakit dalam tubuh seperti usus buntu, sinusitis, tenggorokan atau yang lainnya. 

3. Sebagai penyembuh luka
Sejak lama royal jelly dikenal sebagai bahan untuk meningkatkan kekebalan tubuh yakni sebagai antibiotik dan antibakteri alami. Royal jelly memiliki kandungan protein yang disebut royalisin untuk meningkatkan kekebalan, termasuk kulit. 

4. Sebagai sunscreen
Royal jelly dapat menjadi sunscreen dikarenakan sifat farmakologi unik yang dimilikinya. Saat dimanfaatkan sebagai sunscreen, royal jelly melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UVB dengan meningkatkan produksi kolagen. Kandungan asam lemak tak jenuh yang berupa 10-hydroxy-2-decenoic-acid (10 HDA) memilki sifat antitumor dan antibakteri serta memiliki kemampuan untuk merangsang produksi kolagen.

5. Sebagai antioksidan
Hidup di zaman modern seperti sekarang ini, radikal bebas merupakan hal yang patut diwaspadai dan ditakuti. Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya seperti halnya kanker, termasuk kanker kulit. Oleh karena itu sangat penting melakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga. Salah satu cara untuk melindungi kulit dari berbagai efek radikal bebas yakni dengan menggunakan royal jelly secara teratur. Hal tersebut dikarenakan royal jelly memiliki manfaat sebagai antioksidan alami bagi tubuh khususnya kulit. 

6. Mengilangkan jerawat dan bekasnya
kandungan vitamin B komplek, protein, mineral dan asam amino sangat penting untuk mengatasi jerawat. Kandungan antibiotik dapat menyeimbangkan hormon dan mengurangi kolesterol yang merupakan penyebab untama jerawat. Oleh karena itu, untuk menghilangkn jerawat dan bekasnya dapat memanfaatkan royal jelly. 

7 Melembabkan kulit kering
Manfaat royal jelly untuk kulit selanjutnya yakni sebagai pelembab kulit. Bagi jenis kulit yang cenderung kering, royal jelly dapat digunakan sebagai bahan yang dibilang ampuh dalam mengembalikan kondisi kulit menjadi lebih normal. Jenis kulit kering lebih cenderung sensitif dan terlihat lebih tua dari usianya. Oleh karena itu sangat penting untuk melembabkan kulit kering sehingga kondisi kulit menjadi lebih normal.

8. Mencerakan wajah kusam
Kulit sehat yakni kulit yang tidak terdapat berbagai macam sel kulit mati yang menempel. Sel kulit mati menjadikan kulit terlihat kusam sehingga sangat penting untuk dihilangkan. Sebagian besar orang menggunakan cara instan dalam mencerahkan wajah. Hal tersebut memberikan hasil yang sesuai dengan keinginan, akan tetapi belum tentu memberikan manfaat baik pada kulit khususnya jangka panjang. Untuk menghindari hal tersebut, sangat disarankan untuk menggunakan bahan alami salah satunya yakni royal jelly. Diantara banyak manfaat dari royal jelly yakni dapat mencerahkan wajah yang kusam. Royal jelly akan membersihkan sel kulit mati pada wajah sedikit demi sedikit. Jika sel kulit mati telah terangkat, maka tampilan kulit wajah akan lebih cerah.

Cara Menggunakan Royal Jelly untuk Wajah

1. Hal pertama yang perlu dilakukan yakni membersihkan kulit wajah dengan sabun pembersih. Hal tersebut dilakukan untuk membersihkan wajah dari berbagai macam kotoran yang masih menempel. Untuk hasil lebih baik, dianjurkan untuk menggunakan air hangat untuk membasuh wajah supaya pori-pori dapat terbuka.

2. Setelah itu wajah dikeringkan atau didiamkan dengan sendirinya supaya air meresap ke dalam pori-pori sehingga kulit wajah tetap lembab. Jika biasa menggunakan toner, royal jelly dapat diaplikasikan setelah toner.

3. Royal jelly dapat langsung diaplikasikan pada wajah dengan cara sedikit pijatan. Hal tersebut dilakukan supaya royal jelly dapat meresap lebih baik ke dalam kulit. 

4. Penggunaan krim siang atau malam digunakan setelah royal jelly dengan cara menepuk-nepuk kulit wajah.

5. Untuk hasil maksimal harus dilakukan secara rutin. Jika memakai royal jelly dari produk tertentu harus sesuai dengan aturan pakai produk tesebut.

Itulah beberapa manfaat dari royal jelly untuk kecantikan wajah. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba. Untuk hasil yang lebih maksimal, lebih baik mengetahui jenis dan kondisi kulit terlebih dahulu. 

Monday, 22 May 2017

9 Cara Menghilangkan Kapalan di Tangan secara Modern dan Alami

Jika mendengar kata kapalan, mungkin sebagian besar akan mengingat bagian kaki yang memiliki tekstur kasar dan tebal. Akan tetapi, bagian tubuh yang dapat mengalami kapalan tidak hanya kaki. Tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang dapat terekena kapalan. Berbeda dengan kapalan pada kaki, kapalan pada tangan biasanya terdapat pada telapak bagian bawah jari kelingking. Hal tersebut dipengarungi oleh banyak faktor khususnya benda-benda yang sering bersentuhan dengan tangan. Oleh karena itu selayaknya mengetahui beberapa hal yang menyebabkan kapalan dan cara untuk menghilangkan baik secara modern maupun alami.
  
9 Cara Menghilangkan Kapalan di Tangan secara Modern dan Alami
Penyebab kapalan

1. Gesekan 
Salah satu penyebab kapalan yang paling umum yakni gesekan. Telapak tangan sering tergesek dengan benda-benda sekitar khususnya benda-benda yang keras. Saat tangan melakukan aktivitas yang terlalu keras dengan kurun waktu yang sering, hal tersebut dapat menjadikan tekstur tangan menjadi kasar. Tekstur tangan kasar dapat berubah menjadi kapalan. 

2. Mengangkat benda berat
Sering menggunakan tangan untuk mengangkat benda-benda berat dapat menjadikan tangan kasar bahkan kapalan. Bagian tangan yang sering berubah menjadi kapalan yakni bagian bawah jari kelingking. Bagian tersebut mempunyai intensitas paling sering bersentuhan dengan benda yang diangkat. Semakin berat benda, semakin kuat dalam memberikan tekanan pada telapak tangan. 

3. Memforsir tenaga tangan
Yang dimaksud memforsir tenaga tangan yakni terlalu sering menggunakan tangan untuk melakukan pekerjaan. Semakin sering tangan digunakan untuk beraktifitas, semakin sering tangan mengeluarkan tenaga. Hal tersebut mengakibatkan tangan bekerja dan terus bekerja. Berbagaia macam gesekan terjadi sehingga kapalan akan sangat mudah terjadi. Bahkan menulis yang terlalu sering dan terlalu menekan telapak tangan dengan pensil atau bolpoin juga dapat menyebabkan kapalan.

4. Tidak menggunakan pelindung tangan
Melindungi anggota tubuh termasuk tangan harus selalu dilakukan untuk mencegah terjadi masalah termasuk kapalan. Tidak menggunakan pelindung tangan saat melakukan aktifitas yang berat atau kasar dapat menyebabkan timbulnya kalapan. Oleh karena itu sangat disarankan untuk selalu menggunakan pelindung tangan saat beraktifitas yang sekiranya dapat menyebabkan kapalan.


Cara Mengilangkan Kapalan

1. Memotong bagian kapalan
Sebenarnya dengan memotong bagian kulit yang mengalami kapalan tidak efektif. Hal tersebut disebabkan karena memotong tidak memberikan hasil maksimal, kapalan akan muncul kembali. Selain itu, jika tidak berhati-hati memotong kapalan dapat memotong bagian kulit lain sehingga dapat menimbulkan luka. Oleh karena itu, jika melakukan cara ini harus sangat berhati-hati dan menggunakan pemotong yang bersih. Cara ini juga dapat dikatakan cara instan karena kapalan akan hilang seketika, akan tetapi kulit menjadi tergores.

2. Menggunakan salep
Cara yang kedua yakni menggunakan saleb khusus penghilang kapalan. Salep penghilang kapalan dapat diperoleh di apotek yang terpercaya. Terdapat berbagai macam produk penghilang kapalan saat ini. Oleh karena itu sangat penting untuk berhati-hati dalam memilih dan menentukan produk yang akan digunakan. Hal ini sangat penting karena menyangkut kesehatan dan kecantikan kulit.

3. Memakai plester anti kapalan
Plester anti kapalan biasa juga digunakan untuk menghilangkan mata ikan dan kutil. Penggunaan pleser sebaiknya dengan resep dokter untuk memperoleh produk plester yang tepat. Jika menggunakan produk yang tepat, kapalan akan segera teratasi tanpa meninggalkan efek samping.

4. Operasi
Operasi juga merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kalapan. Operasi dilakukan untuk mengambil bagian kulit yang kapalan sehingga akan tumbuh sel kulit baru yang lebih halus. Cara ini dilakukan seperti halnya mengoperasi mata ikan atau kutil. Oleh karena itu, harus dilakukan para ahli seperti halnya perawat atau dokter

5. Baking soda
Selain menggunakan cara-cara di atas, menghilangkan kapalan ditangan dapat memanfaatkan bahan makanan. Salah satu bahan makanan yang dapat digunakan untuk menghilangkan kapalan yakni baking soda. Baking soda mengandung senyawa yang dapat mengikis kulit yang kasar. Cara penggunannya yakni dengan mengoleskan baking soda secara teratur pada bagian tangan yang mengalami kapalan. Cara ini dapat dilakukan setiap hari sampai kapalan hilang. 

6. Cuka dan bawang putih
Perpaduan cuka dan bawang putih merupakan bahan yang tepat untuk menghilangkan kapalan di tangan. Cara untuk mencampur keduanya yakni dengan menghaluskan bawang putih satu atau lebih siung bawang putih lalu dicampur cuka dengan cara mengaduk rata. Setelah itu campuran bahan langsung dioleskan pada bagian tangan yang kapalan. Cara ini juga dapat dilakukan secara rutin dan teratur paling tidak 3 kali seminggu untuk mendapat hasil maksimal.

7. Kopi dan minyak zaitun
Seperti halnya campuran cuka dan bawang putih, cara menggunakan kopi dan minyak zaitun untuk hilangkan kapalan yakni dengan mencampur keduanya. Komposisi keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan hasil akhir seperti bentuk scrub. Cara melakukan scrub ini dapat dengan mengoleskan bahan pada kapalan lalu didiamkan beberapa saat. Setelah itu scrub dilakukan dengan menggunakan bantuan jari dengan gerakan memutar lalu dibersihkan menggunakan air hangat. Cara ini dapat dilakukan setiap hari untuk menghilangkan kapalan lebih cepat.

8. Kulit lemon
Bagian buah lemon yang dapat dimanfaatkan bukan hanya daging buahnya, akan tetapi kulitnya juga dapat dimanfaatkan. Salah satu manfaat dari kulit buah lemon yakni menghilangkan kapalan pada tangan. Buah lemon yang digunakan harus buah yang masih segar karena kandungan air yang masih banyak. Caranya dengan menghaluskan kulit lemon sampai halus lalu ditempelkan pada kapalan selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu dapat dilanjutkan dengan melakukan scrub lalu dibilas. Cara ini dapat dilakukan setiap hari untuk menghilangkan kapalan di tangan. 

9. Cengkeh dan lemon
Bahan alami lain yang dapat digunakan untuk menghilangkan kapalan di tangan yakni daun cengkeh dan lemon. Campuran keduanya mampu menghaluskan kulit yang kasar termasuk kapalan. Cengkeh dihaluskan lalu dicampur dengan lemon yang juga telah dihaluskan tanpa membuang kulitnya. Tidak perlu menambahkan air ke dalam ca puran keduanya. Setelah itu dapat dioleskan pada kulit yang kapalan lalu didiamkan selama 15 menit dan terakhir dibilas sampai bersih. Cara ini aman dilakukan setiap hari dengan aturan yang tepat.

Itulah 9 cara untuk menghilangkan kapalan di tangan baik secara modern maupun alami. Sebelum menggunakan cara-cara tersebut khususnya yang modern, lebih baik melakukan konsultasi untuk menjaga keselamatan kulit dan tangan. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan selamat mencoba. 

Wednesday, 10 May 2017

8 Cara Mudah Merawat Hijab Supaya Awet

Hijab merupakan salah satu item fashion yang penting untuk mendapat perawatan bagi sebagian hijabers. Perawatan hijab tidak jauh berbeda dengan baju lain pada umumnya, hanya yang terpenting yakni cara mencucinya karena hijab itu tipis. Sebagian hijabers ingin mengawetkan hijab mereka dengan berbagai cara, baik secara modern maupun cara alami yang mudah dilakukan. Untuk merawat hijab memang lebih mudah daripada baju lain pada umumnya, apalagi yang berukuran lebih besar. Oleh karena itu berikut ini beberapa cara merawat hijab mulai dari cara mencuci sampai menyimpannya supaya tetap awet. 

Salah satu hal yang banyak dilakukan untuk mengawetkan kain termasuk hijab yakni mencuci sebelum pemakaian pertama kali. Untuk hijab, memang tidak banyak yang luntur saat dicuci pertama kali. Akan tetapi untuk bahan hijab tertentu dapat terjadi kelunturan saat dicuci. Supaya tidak luntur, dapat dengan cara memanaskan air akan tetapi tidak sampai mendidih. Setelah itu ditambahkan cuka kira-kira 1 sendok teh dan hijab direndam sampai airnya berwarna butek. Selanjutnya dijemur dengan cara diangin-anginkan tanpa terkena sinar matahari dan terakhir setelah kering langsung disetrika. 
Selain cara di atas, untuk merawat hijab supaya awet yakni menggunakan cara-cara berikut ini:

8 Cara Mudah Merawat Hijab Supaya Awet

1. Tidak terlalu sering mencuci
Untuk menjaga keawetan hijab, hijab tidak perlu dicuci terlalu sering khususnya yang berbahan terlalu tipis. Jika tidak terlalu menyengat, cukup dengan diangin-anginkan atau jemur 2 sampai 3 jam sehingga bau akan hilang dan dapat digunakan kembali.

2. Tidak mencampur dengan pakaian luntur
Perawatan warna hijab merupakan hal penting untuk memberikan kesan awet pada hijab. Untuk menjaga keaslian warna hijab, saat mencuci lebih baik tidak mencampurkan hijab dengan warna yang berbeda apalagi dengan baju lain dan berpotensi luntur. Oleh karena itu lebih baik mendahulukan warna putih atau warna lemah saat mencuci. 

3. Menggunakan air dingin
Bagi sebagian besar orang, mencuci hijab (tidak baru) menggunakan air dingin dapat mengawetkan kain hijab. Air dingin dapat merapatkan serat kain khususnya untuk bahan hijab tertentu. Air dingin yang dimaksud bukan air es yang terlalu dingin, akan tetapi air biasa yang didalamnya dimasukkan beberapa gumpalan es.

4. Memperhatikan pemilihan detergen
Pemilihan detergen saat mencuci sangat mempengaruhi keawetan hijab. Hal tersebut dikarenakan terdapat detergen yang sangat keras sehingga tidak sesuai dengan bahan hijab yang sebagian besar berbahan tipis. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena bahan hijab berbeda dengan bahan busana lain seperti jeans. Akan tetepi jika menggunakan satu jenis detergen untuk semua jenis busana, dapat dengan mengurangi kadarnya jika untuk hijab.

5. Memperhatikan cara mencuci dan mengeringkan
Selain pemilihan ditergen, cara mencuci hijab juga sangat penting diperhatikan karena karakter bahan hijab yang sebagian besar tipis. Jika mencuci menggunakan cara manual, lebih baik dikucek menggunakan tangan tanpa menyikat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan pada serat kain sehingga awet. Mesin cuci sangat tidak disarankan jika untuk mencuci hijab karena tidak dapat mengontrol kerja mesin cuci.
Cara mengeringkan hijab yang paling baik yakni tidak langsung terkena sinar matahari apalagi jika sangat terik. Untuk mengawetkan warna hijab dan bahan, cukup dengan mengangin-anginkan khususnya untuk bahan hijab yang terlalu tipis.

7. Cara penyimpanan
Cara penyimpanan yang tepat untuk hijab yakni digantung, bukan dengan cara dilipat. Menggantung hijab menjadikan hijab tetap pada bentuk semula, tidak mudah lusut sehingga mudah digunakan menjadi berbagai macam style hijab. Penyimpanan dapat menggunakan hanger tumpuk lalu dimasukkan pada gantungan lemari. 

8. Memperhatikan penggunaan jarum dan aksesoris hijab
Hal yang kurang diperhatikan para hijabers yakni cara penggunakan jarum dan aksesoris hijab. Pemakaian jarum dan aksesoris dengan cara kasar akan menjadikan kain hijab rusak. Oleh karena itu sangat penting untuk berhati-hati saat penggunaan dan khususnya saat mencopot keduanya. Selain itu, jarum dan aksesoris hijab yang telah berkarat lebih baik tidak digunakan.

Itulah beberapa cara mudah dalam merawat hijab supaya tetap awet. Cara-cara tersebut juga dapat diaplikasikan dalam merawat item busana lain seperti baju, celana, atau lainnya. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba. 

Wednesday, 3 May 2017

9 Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

Bagi sebagian besar perempuan, kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang penting dalam hal penampilan. Beberapa hal dilakukan supaya kuku tetap sehat dan terlihat cantik. Selain dari kuatnya kuku, salah satu indikasi bahwa kuku sehat dapat dilihat dari warna kuku. Warna kuku yang sehat yakni berwarna merah muda, jika terlalu putih dapat mengindikasihan anemia. Warna kuku dapat mengindikasikan terdapat gangguan kesehatan organ tubuh. Akan tetapi pada kuku yang sehat, perubahan warna kuku dapat diakibatkan oleh jamur atau hal lain seperti benturan dan terjepit. Oleh karena itu, berikut ini akan dijelaskan beberapa penyebab kuku berubah warna dan cara memutihkannya secara alami.

9 Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

Penyebab Kuku Berubah Warna

Jamur
Salah satu penyebab kuku berubah warna yakni jamur, sehingga warna kuku menjadi kuning dan bahkan menghitam. Jenis jamur yang biasanya menyerang kuku yakni onikomikosis. Jamur tersebut menjadikan warna kuku menjadi kuning kusam karena terjadi kerusakan pada bagian bawah kuku. Jamur sangat menyukai tempat yang lembab dan kotor. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga kebersihan kulit pada sela-sela kuku dengan mengeluarkan kotoran. Akan tetapi untuk membersihkan kotoran tersebut harus berhati-hati untuk menghindari luka yang dapat menyebabkan cantengan.

Sering mewarna kuku
Terlalu sering mewarnai kuku juga dapat menjadi penyebab kuku menjadi kusam. Warna kuku menjadi tidak alami seperti sedia kala. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan pigmen pewarna yakni zat besi oksida yang terserap oleh kuku. Pewarna kuku yang sudah pasti aman saja masih dapat menimbulkan efek kurang baik jika digunakan secara berlebihan, apalagi yang tidak jelas kandungan di dalamnya. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih pewarna kuku yang benar-benar aman untuk kesehatan kuku serta tidal berlebihan dalam penggunaannya. 

Merokok
Beberapa efek buruk yang diakibatkan oleh rokok telah banyak dikeluhkan banyak orang. Selain mempengaruhi organ dalam tubuh, rokok juga dapat menjadi penyebab kuku menjadi menguning. Kandungan nekotin menyebabkan perubahan warna pada epidermis kulit dan juga kuku. Semakin banyak merokok atau terkena asap rokok, maka warna kuku akan semakin menguning bahkan menghitam dan rapuh. 

Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

1. Lemon atau Jeruk nipis
Salah satu bahan alami yang banyak digunakan untuk perawatan kecantikan tubuh yakni lemon dan jeruk nipis. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya produk perawatan kecantikan yang menggunakan kedua bahan tersebut sebagai bahan utama maupun campuran. Berbagai manfaat dapat diperoleh dari lemon dan jeruk nipis termasuk untuk memutihkan kuku. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam keduanya mampu mengembalikan warna kuku yang menguning menjadi lebih cerah. Selain itu kandungan anti bakteri keduanya mampu membunuh bakteri dan jamur penyebab kuku menguning. Cara untuk menggunakan lemon atau jeruk nipis yakni dengan menggunakan air perasan untuk dioleskan pada kuku secara rutin setiap hari. 

2. Pasta gigi
Pasta gigi juga dapat digunakan untuk memutihkan kuku atau memperbaiki kuku yang rusak. Caranya cukup mudah, yakni hanya perlu mengoleskan pasta gigi pada kuku secara merata. Cara ini dapat dilakukan saat malam hari dan dibersihkan saat keesokan harinya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pasta gigi harus dioleskan pada kuku setiap malam sebelum tidur. 

3. Baking soda
Bahan ini merupakan bahan alami yang dapat dijadikan pemutih kuku atau mengembalikan warna kuku seperti semula. Caranya dengan mencampur baking soda dengan sedikit air lalu mengoleskannya pada kuku. Setelah didiamkan selama 30 menit sampai 1 jam, dapat membilasnya dengan air bersih.

4. Belimbing wuluh
Terkenal dengan rasa asamnya, belimbing wuluh dengan kandungan vitamin C di dalamnya mampu memutihan kuku. Belimbing wuluh dapat dihaluskan lalu menjadikan airnya sebagai masker kuku. Jika cara ini dilakukan secara rutin setiap hari, warna kuku akan membaik dan kuku akan semakin kuat.

5. Bawang putih
Kandungan sulfur yang terdapat di dalamnya mampu membersihkan kotoran pada kuku dan menjadikan warna kuku menjadi lebih cerah. Penggunaan bawang putih untuk perawatan kuku dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dimakan secara langsung dan digunakan sebagai masker kuku. Jika langsung dikonsumsibaw ang putih akan terasa getir, akan tetapi mempunyai manfaat yang besar untuk tubuh bagian dalam. Karena perubahan warna kuku bisa saja dipengaruhi oleh keadaan organ dalam tubuh. Akan tetapi jika digunakan untuk masker kuku, cukup dengan menghaluskannya lalu ditempel pada kuku selama 30 menit lalu dibilas dengan air.

6. Cuka apel
Cukup dengan cuka apel, dapat menjadikan kuku yang kusam dan kuning kembali pada kondisi semula. Cuka apel dapat dioleskan secara langsung pada kuku setiap hari selama 20 sampai 30 menit. Setelah menggunakan cuka apel, harus dibilas dengan air bersih lalu dikeringkan.

7. Berry
Macam buah berry dapat digunakan untuk memutihkan kuku dengan cara menghaluskannya. Setelah halus dapat langsung diaplikasikan pada kuku paling tidak selama 15 menit lalu dibersihkan dan dibilas dengan air bersih. Berry dapat digunakan untuk masker kuku setiap hari sampai hasilnya terlihat.

8. Kulit jeruk
Bagian jeruk yang dapat dimanfaatkan bukan hanya bagian dalamnya, akan tetapi kulitnya juga dapat digunakan untuk perawatan. Salah satu manfaat kulit jeruk yakni dapat digunakan untuk memutihkan kuku. Cukup dengan menghaluskan kulit jeruk lalu menempelkannya pada kuku selama 15 sampai 20 menit. 

9. Mengerik tipis kuku
Cara paling cepat untuk memutihkan kuku yakni dengan cara mengerik tipis kuku. Akan tetapi hal ini hanya dapat dilakukan pada kuku yang perubahan warna kukunya belum terlalu parah. Pengerikan yang dilakukan juga harus tipis untuk menghindari kerusakan kuku. Selain itu cara ini juga tidak dapat dilakukan terlalu sering untuk menjaga kuku tetap sehat.

Itulah beberapa cara untuk memutihkan kuku yang menguning atau menghitam secara alami. Bahan-bahan di atas dapat dipilih salah satu dan digunakan secara rutin untuk mendapatkan hasil optimal. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba.