Sunday, 28 August 2016

Cara Memilih Foundation Sesuai dengan Warna Kulit

Kulit wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering mendapat perhatian dengan berbagai macam perawatan. Hal tersebut dilakukan untuk mempercantik tampilan wajah supaya dapat menambah kepercayaan diri. Selain perawatan, wajah biasa dipercantik dengan menggunakan make up. Berbagai item make up diaplikasikan pada wajah termasuk foundation. Foundation merupakan make up pokok yang penting untuk digunakan mengingat fungsinya yang sangat penting. Fungsi dari foundation yakni dapat menyamarkan, meratakan, dan menghaluskan kulit. Akan tetapi pemilihan foundation harus disesuiakan dengan warna kulit pengguna supaya menghasilkan tampilan yang sempurna. Secara umum warna kulit dibedakan menjadi 5 jenis, oleh karena itu berikut ini cara untuk memilih foundation sesuai dengan warna kulit.

Cara Memilih Foundation Sesuai dengan Warna Kulit

1. Putih
Bagi perempuan yang memiliki warna kulit putih dianggap lebih mudah dalam memilih warna foundation. Akan tetapi justru pemilik kulit putih sering bingung dalam menentukan warna foundation karena menghasilkan warna pucat pada kulit. Supaya tidak menghasilkan wajah pucat, pemilik kulit putih dapat memilih foundation yang sama dengan warna kulit dan warna satu tingkat lebih gelap. Selain itu jika dalam acara tertentu dapat menggunakan teknik shading. 

2. Cerah
Warna kulit yang biasa disebut dengan kuning langsat ini merupakan warna kulit paling spesial. Sebagian besar perempuan menginginkan warna kulit seperti ini. Kulit tampak cerah sehingga sangat mudah dalam menentukan warna foundation. Jenis foundation yang dapat dipilih yakni foundation dengan warna yang sama dengan warna kulit. Fungsi foundation untuk warna kulit cerah hanya untuk menyempurnakan tampilan atau menutupi kekurangan pada wajah seperti flek hitam atau bekas luka. 

3. Sedang atau medium
Jenis warna kulit yang juga banyak dimiliki perempuan yakni sedang atau medium. Warna kulit sedang hampir sama dengan kulit cerah akan tetapi sedikit lebih gelap. Sebagian besar perempuan di Indonesia memiliki warna kulit seperti ini. Pemilihan foundation untuk warna kulit seperti ini yakni warna yang lebih cerah atau sama dengan warna kulit. Jika menginginkan tampilan wajah lebih cerah, dapat memilih foundation dengan warna lebih cerah. Akan tetapi jika ingin menutupi kekurangan seperti flek hitam, dapat menggunakan warna yang sama dengan warna kulit.

4. Gelap
Jika memiliki kulit yang tergolong gelap, dapat menggunakan warna foundation yang sama dengan warna kulit atau lebih gelap. Pemilihan warna foundation pada kulit gelap harus dilakukan sangat hati-hati . Hal tersebut dikarenakan pemilihan warna foundation yang salah, akan menjadikan tampilan wajah seperti topeng. Pemilihan warna foundation yang lebih cerah akan menjadikan tampilan wajah lebih buruk. Selain itu jika kulit wajah termasuk berminyak, foundation akan luntur dan mempengaruhi tampilan.

5. Hitam
Penggunaan foundation pada kulit hitam memang tidak terlalu memberikan pengaruh tampilan wajah. Fungsi foundation pada kulit hitam biasanya hanya untuk menjadikan wajah lebih glowing atau menyerap minyak. Warna foundation yang sesuai yakni warna yang sama dengan warna kulit atau satu tingkat lebih cerah.

Itulah cara untuk memilih warna foundation sesuai dengan warna kulit masing-masing yang dimiliki perempuan. Jika salah dalam memilih warna foundation, akan mempengaruhi tampilan wajah secara keseluruhan. Hal tersebut dikarenakan foundation merupakan penentu tampilan make up selanjutnya. Semoga bermanfaat bagi yang memerlukan dan selamat mencoba. 

Monday, 22 August 2016

Cara Mengetahui Kosmetik yang Berbahaya dengan Mudah

Menggunakan kosmetik merupakan suatu kebutuhan pokok bagi sebagian perempuan. Kosmetik digunakan setiap hari dalam berbagai acara, baik formal maupun sekedar santai. Meskipun hanya menggunakan bedak dan lipstik, hal ini telah menjadi kebiasaan yang tidak dapat ditinggalkan. Terdapat berbagai produk kosmetik yang tersedia di pasaran, baik yang bersertifikat maupun tidak. Sebagian perempuan kurang selektif dalam memilih kosmetik, tanpa memperhitungkan dampak yang akan ditimbulkan produk tersebut. Hal tersebut disebabkan kurangnya pengetahuan tentang produk kosmetik berbahaya. Oleh karena itu, berikut ini beberapa cara mengetahui kosmetik berbahaya dengan mudah.


Cara Mengetahui Kosmetik yang Berbahaya dengan Mudah

1. Pembersih wajah
Salah satu produk yang digunakan untuk mengalawai perawatan atau make up. Pembersih wajah berfungsi untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada wajah dan leher. Sebagian perempuan tidak memperhitungkan efek dari pembersih wajah berbahaya. Hal tersebut dianggap tidak memberikan dampak besar pada wajah. Berikut ini beberapa kandungan dalam pembersih wajah yang harus dihindari:
- Merkuri atau hidroquinon
Kedua bahan ini telah banyak dikenal memberikan dampak yang kurang baik pada wajah. Fungsi dari kedua bahan tersebut yakni menghambat produksi melanosit, yakni sel yang menghambat pigmentasi kulit sehingga kulit tidak dapat menjadi gelap. Menurut penelitian yang telah dilakukan, kedua bahan tersebut dapat menyebabkan masalah serius termasuk kanker.
- Trietanolamin
Biasa tertulis TEA pada kemasan, bahan ini digunakan sebagai salah satu campuran dalam sabun untuk menyeimbangkan PH kulit. Akan tetapi bahan ini justru dapat mengakibatkan iritasi mata, kulit dan rambut kering.
- Sodium lauril sulfat (SLS) dan Amonium lauril sulfat (ALS)
Selain terdapat dalam pembersih wajah, kedua bahan tersebut juga banyak ditemukan pada shampo, sabun mandi, dan pasta gigi. 
- Propilen Glikol
Kandungan ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit, dan efek lanjut yakni dermatitis.

2. Toner dan pelembab
Toner banyak digunakan untuk memaksimalkan pembersihan wajah. Toner berbentuk cair seperti air dan untuk mengaplikasikan toner biasa menggunakan kapas. Sedangkan pelembab memiliki manfaat untuk melembabkan kulit kering serta menjaga kelembaban kulit. Pengguna kosmetik yang biasa menggunakan toner dan pelembab selayaknya harus mengetahui produk toner dan pelembab yang berbahaya dengan cara berikut ini:
- Bau menyengat
Jika toner memiliki bau yang sangat menyengat, hal tersebut mengindikasikan bahwa toner tersebut tidak aman. Bau yang menyengat ditimbulkan dari bahan kimia berbahaya di dalamnya. 
- Kulit terasa kaku
Setelah menggunakan toner yang berbahaya kulit akan terasa lebih kaku dan seperti tertarik. 
- Mengandung diethanolamine
Bahan kimia yang biasa disingkat DEA dan banyak terkandung dalam pelembab. Zat ini dapat menghancurkan hormon dan vitamin dalam tubuh. 

3. Krim pemutih
Produk kosmetik yang banyak mengandung bahan berbahaya yakni krim pemutih. Hal ini dikarenakan krim pemutih merupakan produk yang banyak digunakan untuk perawatan khususnya mencerahkan dan memutihkan wajah. Supaya terhindar dari krim pemutih berbahaya, dapat mengetahui ciri-ciri berikut ini:
- Warna mencolok
Cara paling mudah untuk mengetahui krim pemutih berbahaya yakni dengan warna yang mencolok. Produsen krim mencampurkan pewarna berbahaya sehingga tidak tercampur dengan krim. Selain itu memiliki tekstur yang sangat lengket jika terkena kulit dan sulit meresap.
- Bau menyengat
Selain warna mencolok, krim pemutih berbahaya memiliki bau yang sangat menyengat. Bau tersebut ditimbulkan oleh kandungan logam merkuri, untuk menyamarkan bau ditambahkan parfum sehingga bau kosmetik lebih sangat menyengat. 
- Proses cepat dalam memutihkan
Jika krim pemutih yang digunakan memberikan hasil cepat dalam pemutihan kulit, hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa kosmetik tersebut berbahaya. Kandungan jumlah merkuri dapat diketahui dari proses pemutihan. Jika proses pemutihan semakin cepat, berarti kandungan merkuri semakin tinggi. 
- Hasil kulit pucat
Hasil pemutihan menggunakan krim berbahaya akan menjadikan kulit putih pucat. Selanjutnya akan berubah abu-abu dan muncul bintik hitam. Proses ini memang tidak terjadi dalam waktu cepat, dapat hitungan tahun.
- Tekstur kulit rusak
Susunan sel kulit akan rusak, sehingga akan muncul warna kemerahan pada kulit jika terkena sinar matahari. Selain itu jerawat juga tidak akan muncul karena susunan sel kulit tidak dapat bekerja dengan baik. 
- Panas saat digunakan
Ciri lain dari krim pemutih berbahaya yakni terasa panas saat digunakan. Pada jenis kulit tertentu, seperti kulit sensitif akan lebih cepat terasa panas dan menimbulkan kemerahan seperti luka bakar. 
- Efek ketergantungan 
Krim pemutih yang tidak aman akan menimbulkan efek yang kurang baik jika berhenti menggunakan produk tersebut. Kulit akan mengalami beberapa masalah karena mengalami ketergantungan. Oleh karena itu tidak dapat berhenti menggunakan krim tersebut. 

4. Eyeliner dan maskara
Untuk mempercantik bagian mata, produk kosmetik yang digunakan yakni eyeliner dan maskara. Efek dari penggunaan eyeliner dan maskara memang kurang menjadi perhatian bagi pengguna kosmetik. Sehingga kandungan yang terdapat dalam keduanya kurang diperhatikan. Supaya terhindar dari hal-hal yang kurang baik pada mata, sebaiknya mengetahui kandungan bahan-bahan berbahaya yang terdapat di dalam eyeliner dan maskara.
- Pretoleum distillated
Merupakan sebutan lain dari parafin cair yang berasal dari destilasi minyak bumi. Bahan ini banyak digunakan pada maskara.
- Zat merkuri
Merupakan air raksa yang dapat memutihkan kulit dan juga banyak digunakan dalam pembuatan maskara. 
- Timbul rasa gatal
Saat atau setelah menggunakan eyeliner dan maskara, mata akan terasa gatal dan memerah. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan zat berbahaya dalam maskara dan eyeliner. 

5. Eyeshadow
Selain eyeliner dan maskara, item kosmetik yang digunakan untuk mempercantik mata yakni eyeshadow. Supaya terhindar dari produk eyeshadow yang berbahaya, dapat menggunakan cara berikut ini:
- Pewarna eyeshadow
Jika warna eyeshadow terlalu pekat dan tidak hilang meskipun terkena air atau pembersih make up, hal tersebut dapat mengindikasikan eyeshadow tersebut tidak aman. Pewarna yang digunakan dalam eyeshadow, bisa saja pewarna kain atau tidak pewarna khusus untuk make up.  
- Iritasi
Setelah penggunaan eyeshadow, pada bagian kelopak mata terjadi iritasi seperti kemerahan disertai rasa gatal. Hal tersebut menandakan bahwa eyeshadow tidak aman.
- Talc
Merupakan bahan kimia beracun yang sering ditambahkan ke dalam eyeshadow. Zat ini bersifat sebagai karsinogen tubuh manusia dan dapat menyebabkan kanker ovarium dan tumor paru-paru. 
  
6. Lipstik
Item kosmetik yang juga banyak digunakan untuk menyempurnakan tampilan yakni lipstik. Lipstik dimanfaatkan untuk mempercantik bibir sehingga tidak terlihat pucat. Akan tetapi tidak semua produk lipstik aman jika digunakan. Terdapat beberapa cara untuk melihat lipstik yang berbahaya dengan cara berikut ini:
- Tes dengan logam
Salah satu cara untuk mengetahui kosmetik berbahaya yakni menggunakan logam mulia seperti emas dan perak. Saat membeli lisptik dapat menggoreskan pada tangan lalu menggosok dengan logam tersebut. Jika hasilnya hitam atau gelap, maka lisptik tersebut tidak aman. Akan tetapi jika warnanya tetap seperti semula, maka lisptik tersebut aman untuk digunakan. 
- Bibir kering dan pecah-pecah
Setelah menggunakan lipstik dalam beberapa hari atau minggu, dan bibir terasa kering dan pecah-pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat dikatakan lipstik tersebut tidak aman dan mengandung bahan berbahaya. 
- Triclosan dan flalat
Triclosan dapat digunakan untuk mencegah infeksi bakteri. Sedangkan flalat yang biasa digunakan untuk menjadikan tekstur lipstik menjadi lebih lembut. 

7. Cara-cara lain
Selain mengetahui kandungan dan efek yang ditimbulkan karena penggunaan kosmetik berbahaya, dapat menggunakan cara-cara berikut ini:
- Memperhatikan merk dan harga
Merk dan harga merupakan ukuran bahwa kosmetik tersebut berbahaya. Jika kosmetik memiliki merk yang tidak terkenal dan memiliki harga murah, hal tersebut dapat mengindikasikan kosmetik tersebut berbahaya. Oleh karena itu, usahakan tidak tergiur dengan hasil maksimal jika harganya murah.
- Kemasan rusak
Cara mudah selanjutnya untuk mengetahui kosmetik berbahaya yakni kemasan rusak. Kemasan rusak menandakan produk tersebut tidak disimpan pada tempat yang semestinya. Padahal kosmetik memerlukan penyimpanan khusus dengan suhu tertentu.
- Memperhatikan tanggal kedaluarsa
Saat membeli produk kosmetik, harus selalu melihat tanggal kedaluarsa demi keamanan. Produk kosmetik yang kedaluarsa akan menimbulkan berbagai masalah kulit saat digunakan. Jika setelah penggunaan kosmetik kulit terasa gatal dan timbul kemerahan, hal tersebut dapat menjadi pertanda bahwa kosmetik telah kedaluarsa.
- Mengetahui masa penggunaan kosmetik
Masing-masing produk kosmetik memiliki daya tahan dan daya pakai setelah digunakan. Daya tahan dapat dihitung muali tanggal membuka produk tersebut. Selain itu jika telah memasuki tanggal kedaluarsa akan tetapi produk belum habis terpakai, lebih baik menghentikan pemakaian. 
- Tidak terdaftar di BPOM
Kosmetik yang berbahaya tentu tidak memiliki izin edar dan terdaftar di BPOM. Oleh karena itu sebelum menentukan membeli suatu produk kosmetik lebih baik mengecek di web resmi BPOM. 

Itulah beberapa cara mudah dalam mengetahui kosmetik yang berbahaya. Teliti sebelum menentukan membeli suatu produk kosmetik merupakan tindakan tepat supaya terhindar dari berbagai masalah kulit. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan selamat mencoba cara tersebut. 

Friday, 19 August 2016

Cara Make Up untuk Kulit Sensitif yang Benar

Masing-masing perempuan mempunyai jenis dan kondisi kulit wajah yang berbeda-beda. Oleh karena itu memerlukan perawatan yang berbeda sesuai dengan wajah tersebut untuk mendapatkan hasil maksimal dan menghindari masalah tertentu. Salah satu produk yang pasti digunakan pada wajah yakni make up. Make up merupakan produk untuk mempercantik tampilan wajah sehingga dapat tampil lebih sempurna. Dari berbagai jenis dan kondisi kulit perempuan terdapat jenis kulit sensitif yang memerlukan cara khusus dalam menggunakan make up. Selain itu pemilihan jenis make up juga harus disesuaikan. Berikut ini cara dalam menggunakan make up yang benar untuk kulit sensitif.

Tanda-tanda Kulit Sensitif

1. Kulit sangat mudah terkena luka, saat terkena sedikit goresan benda-benda tertentu akan berwarna merah dan terkadang menjadi luka serius. Hal tersebut dikarenakan kulit sensitif memiliki tekstur yang lebih tipis dibanding dengan kulit normal. 

2. Jika terkena sinar matahari warna kulit akan memerah. Selain kemerahan, kulit juga terasa perih dan cepat kering. 

3. Tidak mudah untuk beradaptasi dengan produk kecantikan. Misalnya saat berganti produk kecantikan pada brand lain.

4. Sangat rentan dengan kuman atau kotoran, sehingga kulit sensitif harus selalu dijaga kebersihannya. Oleh karena itu kulit sensitif sangat mudah berjerawat dan timbul komedo.

Cara Make Up untuk Kulit Sensitif yang Benar

Pemilihan Make up untuk Kulit Sensitif

1. Make up hypoallergenic
Untuk kulit sensitif sebaiknya menggunakan makeup dengan kandungan hypoallergenic. Produk dengan kandungan tersebut dipercaya tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulit sensitif. Meskipun produk ini dipercaya aman untuk kulit sensitif, lebih baik mencoba pada area tertentu seperti leher selama paling tidak 2 hari. Jika tidak menimbulkan reaksi buruk maka dapat digunakan pada wajah.

2. Make up tanpa kandungan minyak
Makeup yang sedikit atau bahkan sama sekali tidak mengandung minyak dapat membantu untuk mencegah jerawat pada wajah. Biasanya pada produk tersebut tertulis "oil free". Selain itu hindari makeup dengan kandungan mineral oil, karena kandungan minyak akan menghilangkan kelembaban alami kulit. 

3. Make up bebas dari pewangi
Kulit sensitif akan bereaksi kemerahan jika menggunakan produk yang mengandung pewangi buatan. Produk yang tidak mengandung pewangi biasanya bertuliskan "fragance free" atau "unscented" yang berarti tanpa aroma. Oleh karena itu usahakan untuk selalu melihat kandungan yang terdapat pada makeup sebelum membeli produk tersebut.

4. Menggunakan BB cream dan bedak tabur
Sebagai pengganti alas bedak atau foundation dapat menggunakan BB Cream yang kandungannya lebih ringan. Kandungan lebih ringan pada BB Cream akan membantu kulit sensitif tetap dalam kondisi baik dan sebagai pelindung dari sinar UV. Untuk pemilihan bedak, lebih baik menggunakan bedak tabur daripada bedak jenis compact untuk mencegah masalah lain pada wajah.

Cara Make Up Kulit Sensitif

Setelah mengetahui tanda-tanda kulit sensitif dan memilih produk make up yang benar, lebih sempurna jika mengetahui dan menggunakan cara yang benar dalam bermake up. Berikut ini tata cara untuk make up kulit sensitif yang dapat digunakan sehari-hari.

1. Membersihkan wajah
Pertama kali yang harus dilakukan sebelum mengaplikasikan make up pada kulit sensitif yakni membersihkan terlebih dahulu. Cara membersihkan wajah yang mempunyai kulit sensitif harus dilakukan secara hati-hati. Yakni menggosok secara perlahan menggunakan jari secara menyeruluh dengan gerakan memutar. Hal tersebut dilakukan untuk menghidari terjadinya goresan pada kulit wajah.

2. Menggunakan serum 
Penggunaan serum pada kulit sensitif juga penting, apalagi jika kulit tergolong kulit gelap atau terdapat banyak flek hitam yang perlu dicerahkan. Setelah wajah dibersihkan, serum diaplikasikan secara tipis paling tidak 2 tetes untuk seluruh wajah dan leher. Terdapat 3 macam serum yang terkenal sesuai dengan kebutuhan kulit wajah masing-masing.

3. Mengaplikasikan sunscreen 
Penggunaan sunscreen pada wajah memiliki banyak manfaat, termasuk kulit sensitif. Sunscreen dapat melindungi kulit sensitif dari efek buruk sinar UV, sehingga tidak mudah memerah dan gosong. Saat mengaplikasikan sunscreen tidak perlu terlalu tebal, cukup merata pada seluruh wajah dan leher. Penggunaan sunscreen perlu diulangi setelah wajah berkeringat atau terkena air. 

4. Memakai krim siang atau malam
Selanjutnya yakni pemakaian krim siang di pagi atau siang hari dan krim malam saat malam hari. Pemakaian krim juga tidak perlu terlalu tebal khususnya krim malam yang terpenting yakni merata sampai leher. Jika terlalu tebal akan mengakibatkan kemerahan bahkan luka, mengingat tekstur kulit sensitif yang tergolong tipis. Ukuran pemakaian krim harus sesuai aturan dokter jika menggunakan produk dari dokter. 

5. Menggunakan BB cream
Selanjutnya yakni penggunaan BB cream sebagai pengganti foundation karena kandungannya lebih ringan sehingga cocok untuk kulit sensitif. Menggunakan BB cream pada wajah dapat dengan menempelkan pada titik-titik tertentu atau membentuk huruf T mengikuti bentuk jidat dan hidung, dan membentuk huruf U mengikuti bentuk pinggir wajah dari ujung mata kanan ke mata kiri. Setelah itu BB cream dapat diratakan dengan spons yang telah dibasahi lalu diperas airnya. Tujuannya supaya spons dapat meratakan BB cream dengan cara menepuk-nepuk ringan. Jika menggunakan spons yang kering hasilnya kurang merata, yakni tebal dan tipis BB cream tidak sama. 

6. Bedak tabur
Untuk menyempurnakan tampilan BB cream, bedak tabur merupakan produk yang tepat untuk kulit sensitif. Bedak tabur memiliki kandungan yang lebih ringan daripada bedak padat sehingga cocok untuk kulit sensitif. Cara penggunaan bedak tabur juga sama seperti BB cream, yakni dengan cara ditepuk-tepukkan pada wajah.  

7. Mempercantik mata dan bibir
Langkah terakhir dalam make up kulit sensitif yakni mempercantik bagian mata dan bibir. Untuk bagian mata dimulai dengan penggunaan eyeshadow secara tipis pada kelopak mata. Pemilihan warna eyeshadow juga harus natural, misalkan coklat dengan gradasi coklat muda yang mendekati warna kulit. Setelah itu dapat menggunakan eyeliner dan maskara serta penjepit bulu mata untuk mendapatkan tampilan mata yang sempurna. Jika memiliki bentuk alis yang kurang sempurna dapat menggunakan pencil alis 2 warna (hitam dan coklat) dan disempurnakan dengan maskara. 
Selanjutnya yakni bagian bibir yang harus dirias dengan lipstik warna natural sesuai warna asli bibir. Selain itu jika menghendaki dapat menggambar bagian pinggir bibir menggunakan pensil bibir.

Itulah beberapa cara dalam bermake up untuk kulit sensitif yang benar. Jika menggunakan jenis make up dan tata cara yang benar dalam bermake up, akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan. Selain itu akan menghindarkan dari masalah-masalah yang dapat menyerang kulit wajah. Semoga dapat memberikan informasi bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba.

Thursday, 18 August 2016

Tips Memadukan Kebaya Modern dengan Hijab

Kebaya merupakan salah satu model busana yang banyak digunakan dalam berbagai acara penting seperti pernikahan atau wisuda. Terdapat berbagai macam model kebaya, mulai dari model terdahulu seperti yang banyak digunakan orang jawa sampai model terbaru yakni kebaya modern yang dapat dipadukan dengan berbagai macam bawahan. Selain itu terdapat kebaya yang didesain disatukan dengan bawahan. Bagi para hijabers, menggunakan kebaya dalam moment penting harus disesuaikan dengan kreasi hijab untuk mendapatkan tampilan yang sempurna. Oleh karena itu berikut ini beberapa tips dalam memadukan kebaya modern dengan hijab.

Kreasi Dua Hijab 

Sebagian besar pada acara penting, hijabers menggunakan hijab lebih dari satu untuk dikreasikan. Mengkreasikan hijab lebih dari satu diperlukan kepekaan dan keterampilan tersendiri untuk menjadikannya menjadi model hijab yang cocok jika dipadukan dengan kebaya modern. Seperti yang terlihat pada contoh perpaduan kebaya modern dan hijab di bawah ini, diperlukan tips-tips supaya dapat menghasilkan tampilan yang sesuai.

1. Hal pertama yang perlu disesuaikan yakni warna kebaya dan kedua hijab yang akan digunakan. Penentuan warna dari kedua hijab harus diambil dari warna kebaya atau dalaman kebaya.

2. Setelah warna, hal yang penting yakni pemilihan motif hijab itu sendiri. Sebagian besar kebaya telah memiliki payet atau motif yang tergolong ramai. Oleh karena itu lebih baik menggunakan hijab yang tidak memiliki motif sama sekali atau polos. 

3. Selanjutnya yakni penentuan kreasi hijab, akan menggunakan kreasi hijab simple atau rimit. Akan tetapi jika ingin mendapatkan tampilan yang elegan dengan kabaya modern, lebih baik menggunakan hijab simple. Hal tersebut dilakukan untuk menyeimbangkan tampilan dari atas ke bawah. 

4. Dari dua warna hijab tersebut harus ditonjolkan salah satunya. Misalkan menggunakan warna hijab merah dan krem, dapat menonjolkan hijab warna merah.

5. Saat menggunakan dua hijab, lebih baik tidak menggunakan inner hijab untuk memberikan kenyamanan di bagian kepala. Salah satu hijab yang digunakan dapat memilih hijab pashmina untuk dikreasikan juga sebagai penutup di bagian leher. 

6. Pemilihan aksesoris juga tidak memerlukan yang terlalu berlebihan untuk menyeimbangkan dengan payet yang terdapat pada kebaya. 

Tips Memadukan Kebaya Modern dengan Hijab

Hijab untuk Pernikahan

Terdapat berbagai macam model kebaya modern yang dapat digunakan untuk pernikahan. Seperti yang terlihat pada contoh gambar di bawah ini, kebaya menjulur ke bawah dan mempunyai ukuran yang lebih lebar. Kebaya dipadukan dengan kain jarik atau batik yang difungsikan sebagai bawahan. Kabaya mempunyai payet atau bordir di bagian depan dan lengan dengan warna senada. Untuk memadukan model kebaya tersebut dengan sebuah kreasi hijab dapat menggunakan tips-tips berikut ini.

1. Pemilihan warna dan motif hijab merupakan hal paling utama dalam mengkreasikan suatu model hijab. Oleh karena itu warna dan motif hijab harus sesuai dengan kebaya. Warna senada dengan kebaya dan tidak bermotif merupakan pilihan tepat untuk hijab. 

2. Model hijab simple merupakan pilihan sesuai jika dipadukan dengan model kebaya dan kain jarik. Hijab hanya dibalutkan mulai dari kepala sampai leher dan ditambahkan payet atau aksesoris lain di atasnya.

3. Supaya lebih memperlihatkan kreasi hijab pernikahan, sangat penting menambahkan rangkaian bunga melati pada kreasi hijab.  

Tips Memadukan Kebaya Modern dengan Hijab

Kreasi Hijab dengan Mahkota

Mahkota merupakan salah satu aksesoris yang banyak digunakan untuk dipadukan dengan hijab dan kebaya seperti saat pernikahan atau moment lainnya. Kebaya modern dapat dipadukan dengan kreasi hijab yang sesuai dan dilengkapi dengan mahkota. Kebaya panjang atau terusan dapat menggunakan kreasi hijab simple dan kain panjang pelengkap seperti pada umumnya. Kreasi hijab yang digunakan memang terlihat simple, akan tetapi jika dilihat dengan seksama hijab dikreasikan menjadi bunga sedemikian rupa. Untuk menghasilkan tampilan yang sesuai, dapat memperhatikan tips-tips di bawah ini.

1. Menyesuaikan warna dan motif hijab merupakan hal yang penting dalam memadukan kebaya modern dengan hijab. Oleh karena itu harus memilih warna dan motif yang tepat. 

2. Penutup rambut kepala dan leher harus dikreasikan secara simple. Tidak perlu mengkreasikan berlebihan karena akan tertutupi oleh hijab.

3. Jika menggunakan mahkota dan hijab panjang yang dijulurkan ke bawah, lebih baik hijab dikireasikan menyerupai bunga-bunga. Pembentukan hijab menjadi bunga dapat menggunakan bantuan jarum pentul. Lakukan hanya pada salah satu sisi, baik kanan atau kiri untuk memberikan kesan berbeda. 

4. Glamour merupakan salah satu kesan yang dimunculkan saat menggunakan kebaya modern yang dilengkapi dengan kreasi hijab. Oleh karena itu penyesuaian make up juga sangat perlu. Penggunaan make up tidak harus berlebih dan memberikan kesan menor. Make up natural dapat menjadi pilihan tepat untuk menyesuaikan tampilan dengan kebaya modern dan hijab.

Tips Memadukan Kebaya Modern dengan Hijab

Itulah beberapa tips dalam memadukan kebaya modern dengan hijab yang dapat digunakan sebagai acuan dalam berbusana. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat dalam pemilihan dan pemakaian busana khususnya kebaya dengan hijab. 

Sunday, 14 August 2016

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar dan Manfaatnya

Tampilan wajah bagi sebagian besar perempuan merupakan hal yang sangat penting untuk selalu mendapatkan perhatian. Berbagai macam produk perawatan kecantikan mulai dari pembersih, krim wajah, sampai serum digunakan untuk mendapatkan tampilan wajah yang diinginkan. Serum merupakan salah satu item perawatan yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit wajah, mulai dari jerawat sampai mencerahkan kulit. Akan tetapi sebagian perempuan masih memakai cara yang belum tepat. Oleh karena itu berikut ini cara yang benar dalam pemakaian serum jika digunakan bersamaan dengan item perawatan lain dan make up serta manfaatnya untuk wajah.

Jenis-jenis Serum Wajah

1. Serum vitamin C
Salah satu jenis serum yang banyak dijumpai yakni serum vitamin C. Fungsi dari serum ini adalah sebagai antioksidan dan bersfungsi sebagai sentisa kolagen untuk mencegah atau memperlambat terjadi penuaan dini pada wajah. Serum vitamin C banyak digunakan untuk menghilangkan flek hitam atau kulit kusam. Selain itu serum ini biasanya juga mengandung antiradang sehingga cocok untuk kulit yang mengalami peradangan. Jika ingin mencerahkan, memutihkan, dan mencegah penuaan kulit, lebih baik memilih serum berkadar vitamin C rendah yakni sekitar 15 %. Akan tetapi jika untuk mengobati atau mengatasi masalah pada kulit lebih baik memilih yang kadar vitamin C nya lebih tinggi yakni 20 %. 

2. Serum vitamin E
Selain serum vitamin C, terdapat serum vitamin E yang juga banyak digunakan untuk perawatan. Manfaat dari serum ini yakni sebagai antioksidan karena kandungan vitamin E, seperti mencegah terbentuknya lipofuscin. Lipofuscin merupakan lapisan berlemak yang teroksidasi sehingga memicu penuaan dini. Selain itu serum vitamin E juga bermanfaat untuk melembabkan kulit. 

3. Serum kolagen
Jenis serum yang ketiga yakni serum kolagen yang juga memiliki manfaat penting untuk kulit. Kolagen merupakan salah satu zat yang sangat diperlukan kulit untuk mempertahankan kecantikan. Secara ilmiah, kolagen merupakan zat komponen protein yang dapat membentuk struktur kulit wajah dan pembulu darah. Saat seseorang bertambah usia, kandungan kolagen yang terdapat dalam tubuh akan berkurang. Menurut penelitian, saat orang menginjak usia 30 tahun maka kolagen dalam tubuh mereka akan berkurang sekitar 15-20 %. Hal tersebut akan terus terjadi seiring bertambahnya usia seseorang. Saat kolagen berkurang, kulit akan terasa lebih kendur. Oleh karena itu manfaat serum kolagen yakni membantu mengencangkan kulit. 

Cara Memilih Serum Sesuai Jenis Kulit

1. Kulit normal
Kulit normal merupakan kondisi kulit tanpa masalah. Pemilihan serum untuk jenis kulit ini sangat mudah karena tidak memperhitungkan apapun. Bahkan tidak menggunakan serum juga kulit wajah akan tetap tampil cantik. Akan tetapi jika tergolong memiliki kulit yang kurang cerah, dapat menggunakan serum vitamin C untuk mencerahkan. Selain itu jika telah memasuki usia 30 tahun, dapat memilih serum kolagen untuk mempertahankan kekencangan kulit. 

2. Kulit berjerawat dan berminyak
Sebagian tipe kulit yang dimiliki perempuan yakni berjerawat dan berminyak atau cenderung kulit yang sensitif. Kulit berjerawat juga sangat perlu menggunakan serum untuk mengatasi jerawat. Pemilihan serum yang tepat untuk kulit berjerawat yakni serum vitamin C yang mengandung perlindungan antiiritasi dan dapat menghilangkan kemerahan. Selain itu dapat mencari serum dengan kandungan glycolic acid atau retional yang sangat sesuai dengan kulit berjerawat dan berminyak.

4. Kulit kering
Kulit kering biasanya kekurangan kelembaban alami kulit, sehingga kulit terasa lebih kasar dan terkadang sampai bersisik. Kulit kering juga memerlukan serum, serum yang cocok untuk kulit kering yakni yang mengandung hyaluronic acid atau facial oil yang mengandung banyak vitamin. Selain itu setelah menggunakan serum, lebih baik mengaplikasikan moisturizer untuk melembabkan kulit kering. 

5. Kulit kombinasi
Jika ingin menggunakan serum akan tetapi kulit termasuk kulit kombinasi, yakni terdapat beberapa masalah kulit seperti berminyak dan berjerawat, flek hitam, dan lain sebagainya. Harus menentukan serum yang spesifik untuk mengatasi salah satu masalah kulit terlebih dahulu dengan penggunaan serum tertentu atau lebih baik berkonsultasi pada ahlinya. 

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar 

Serum merupakan bahan aktif dengan konsentrasi tinggi, sehingga penggunaan serum cukup 1-2 tetes setiap pemakiaan dan 2 kali dalam sehari. Meskipun terbilang sedikit, serum sudah cukup untuk menutrisi wajah saat siang dan malam hari. Penggunaan serum juga harus sesuai dengan aturan, apalagi jika serum digunakan dengan produk perawatan lain seperti pelembab, krim, sunblock, dan lain-lain.

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar dan Manfaatnya

1. Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menggunakan serum yakni membersihkan wajah. Membersihkan wajah dengan sabun wajah dengan cara yang benar. Membersihkan wajah akan mengangkat kotoran, sehingga serum dapat meresap ke dalam kulit dengan sempurna.

2. Sebagian perempuan menggunakan toner setelah membersihkan wajah. Manfaat toner yakni dapat memaksimalkan pembersihan kulit wajah. Akan tetapi jika tidak menggunakan toner, dapat langsung menggunakan serum. 
Daerah yang penting seperti bawah mata tidak boleh terlewat oleh serum jika tidak menggunakan krim mata. Penempatan titik-titik serum harus tepat supaya merata keseluruh bagian wajah. Selain itu jika berkenan dan untuk hasil maksimal, dapat menggunakan serum sampai bagian leher. 

3. Saat malam hari setelah menggunakan serum dapat langsung menggunakan krim malam. Cara pemakaian yang benar yakni serum dan krim malam digunakan 30 menit sebelum tidur. Hal tersebut dimaksudkan supaya serum dan krim malam lebih meresap sehingga tidak menempel pada bantal atau benda lain ketika terlelap.

4. Penggunaan serum saat pagi hari juga setelah membersihkan wajah. Setelah itu dapat mengaplikasikan sunblock sebelum menggunakan krim siang atau pelembab. Jika ingin menggunakan foundation, dapat menggunakannya setelah krim atau pelembab dan dilanjutkan dengan bedak atau item make up lainnya. 

Manfaat Pemakaian Serum Wajah

1. Meningkatkan produksi kolagen sehingga dapat mencegah terjadinya penuaan dini.
2. Mempercepat proses regenerasi kulit sehingga kulit lebih kencang dan cerah. 
3. Serum yang mengandung bahan glicane aktif dapat mengenyalkan dan menyehatkan kulit.
4. Kandungan vitamin C yang terdapat serum vitamin C dapat menghilangkan flek hitam dan mencerahkan kulit kusam.
5. Menjadikan kulit wajah lebih flawless saat serum digunakan bersama make up.
6. Mengaktivasi sel-sel kulit dari dalam saat serum digunakan pada malam hari.
7. Melembabkan kulit wajah jika digunakan secara rutin apalagi jika digunakan dengan moisturizer. 

Itulah cara untuk memakai serum wajah yang benar dan beberapa manfaat pemakaian serum untuk wajah. Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penggunaan serum, dapat menggunakan serum sesuai dengan aturan. Semoga dapat menambah informasi bagi yang membutuhkan dan bermanfaat.