Monday, 22 May 2017

9 Cara Menghilangkan Kapalan di Tangan secara Modern dan Alami

Jika mendengar kata kapalan, mungkin sebagian besar akan mengingat bagian kaki yang memiliki tekstur kasar dan tebal. Akan tetapi, bagian tubuh yang dapat mengalami kapalan tidak hanya kaki. Tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang dapat terekena kapalan. Berbeda dengan kapalan pada kaki, kapalan pada tangan biasanya terdapat pada telapak bagian bawah jari kelingking. Hal tersebut dipengarungi oleh banyak faktor khususnya benda-benda yang sering bersentuhan dengan tangan. Oleh karena itu selayaknya mengetahui beberapa hal yang menyebabkan kapalan dan cara untuk menghilangkan baik secara modern maupun alami.
  
9 Cara Menghilangkan Kapalan di Tangan secara Modern dan Alami
Penyebab kapalan

1. Gesekan 
Salah satu penyebab kapalan yang paling umum yakni gesekan. Telapak tangan sering tergesek dengan benda-benda sekitar khususnya benda-benda yang keras. Saat tangan melakukan aktivitas yang terlalu keras dengan kurun waktu yang sering, hal tersebut dapat menjadikan tekstur tangan menjadi kasar. Tekstur tangan kasar dapat berubah menjadi kapalan. 

2. Mengangkat benda berat
Sering menggunakan tangan untuk mengangkat benda-benda berat dapat menjadikan tangan kasar bahkan kapalan. Bagian tangan yang sering berubah menjadi kapalan yakni bagian bawah jari kelingking. Bagian tersebut mempunyai intensitas paling sering bersentuhan dengan benda yang diangkat. Semakin berat benda, semakin kuat dalam memberikan tekanan pada telapak tangan. 

3. Memforsir tenaga tangan
Yang dimaksud memforsir tenaga tangan yakni terlalu sering menggunakan tangan untuk melakukan pekerjaan. Semakin sering tangan digunakan untuk beraktifitas, semakin sering tangan mengeluarkan tenaga. Hal tersebut mengakibatkan tangan bekerja dan terus bekerja. Berbagaia macam gesekan terjadi sehingga kapalan akan sangat mudah terjadi. Bahkan menulis yang terlalu sering dan terlalu menekan telapak tangan dengan pensil atau bolpoin juga dapat menyebabkan kapalan.

4. Tidak menggunakan pelindung tangan
Melindungi anggota tubuh termasuk tangan harus selalu dilakukan untuk mencegah terjadi masalah termasuk kapalan. Tidak menggunakan pelindung tangan saat melakukan aktifitas yang berat atau kasar dapat menyebabkan timbulnya kalapan. Oleh karena itu sangat disarankan untuk selalu menggunakan pelindung tangan saat beraktifitas yang sekiranya dapat menyebabkan kapalan.


Cara Mengilangkan Kapalan

1. Memotong bagian kapalan
Sebenarnya dengan memotong bagian kulit yang mengalami kapalan tidak efektif. Hal tersebut disebabkan karena memotong tidak memberikan hasil maksimal, kapalan akan muncul kembali. Selain itu, jika tidak berhati-hati memotong kapalan dapat memotong bagian kulit lain sehingga dapat menimbulkan luka. Oleh karena itu, jika melakukan cara ini harus sangat berhati-hati dan menggunakan pemotong yang bersih. Cara ini juga dapat dikatakan cara instan karena kapalan akan hilang seketika, akan tetapi kulit menjadi tergores.

2. Menggunakan salep
Cara yang kedua yakni menggunakan saleb khusus penghilang kapalan. Salep penghilang kapalan dapat diperoleh di apotek yang terpercaya. Terdapat berbagai macam produk penghilang kapalan saat ini. Oleh karena itu sangat penting untuk berhati-hati dalam memilih dan menentukan produk yang akan digunakan. Hal ini sangat penting karena menyangkut kesehatan dan kecantikan kulit.

3. Memakai plester anti kapalan
Plester anti kapalan biasa juga digunakan untuk menghilangkan mata ikan dan kutil. Penggunaan pleser sebaiknya dengan resep dokter untuk memperoleh produk plester yang tepat. Jika menggunakan produk yang tepat, kapalan akan segera teratasi tanpa meninggalkan efek samping.

4. Operasi
Operasi juga merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kalapan. Operasi dilakukan untuk mengambil bagian kulit yang kapalan sehingga akan tumbuh sel kulit baru yang lebih halus. Cara ini dilakukan seperti halnya mengoperasi mata ikan atau kutil. Oleh karena itu, harus dilakukan para ahli seperti halnya perawat atau dokter

5. Baking soda
Selain menggunakan cara-cara di atas, menghilangkan kapalan ditangan dapat memanfaatkan bahan makanan. Salah satu bahan makanan yang dapat digunakan untuk menghilangkan kapalan yakni baking soda. Baking soda mengandung senyawa yang dapat mengikis kulit yang kasar. Cara penggunannya yakni dengan mengoleskan baking soda secara teratur pada bagian tangan yang mengalami kapalan. Cara ini dapat dilakukan setiap hari sampai kapalan hilang. 

6. Cuka dan bawang putih
Perpaduan cuka dan bawang putih merupakan bahan yang tepat untuk menghilangkan kapalan di tangan. Cara untuk mencampur keduanya yakni dengan menghaluskan bawang putih satu atau lebih siung bawang putih lalu dicampur cuka dengan cara mengaduk rata. Setelah itu campuran bahan langsung dioleskan pada bagian tangan yang kapalan. Cara ini juga dapat dilakukan secara rutin dan teratur paling tidak 3 kali seminggu untuk mendapat hasil maksimal.

7. Kopi dan minyak zaitun
Seperti halnya campuran cuka dan bawang putih, cara menggunakan kopi dan minyak zaitun untuk hilangkan kapalan yakni dengan mencampur keduanya. Komposisi keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan hasil akhir seperti bentuk scrub. Cara melakukan scrub ini dapat dengan mengoleskan bahan pada kapalan lalu didiamkan beberapa saat. Setelah itu scrub dilakukan dengan menggunakan bantuan jari dengan gerakan memutar lalu dibersihkan menggunakan air hangat. Cara ini dapat dilakukan setiap hari untuk menghilangkan kapalan lebih cepat.

8. Kulit lemon
Bagian buah lemon yang dapat dimanfaatkan bukan hanya daging buahnya, akan tetapi kulitnya juga dapat dimanfaatkan. Salah satu manfaat dari kulit buah lemon yakni menghilangkan kapalan pada tangan. Buah lemon yang digunakan harus buah yang masih segar karena kandungan air yang masih banyak. Caranya dengan menghaluskan kulit lemon sampai halus lalu ditempelkan pada kapalan selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu dapat dilanjutkan dengan melakukan scrub lalu dibilas. Cara ini dapat dilakukan setiap hari untuk menghilangkan kapalan di tangan. 

9. Cengkeh dan lemon
Bahan alami lain yang dapat digunakan untuk menghilangkan kapalan di tangan yakni daun cengkeh dan lemon. Campuran keduanya mampu menghaluskan kulit yang kasar termasuk kapalan. Cengkeh dihaluskan lalu dicampur dengan lemon yang juga telah dihaluskan tanpa membuang kulitnya. Tidak perlu menambahkan air ke dalam ca puran keduanya. Setelah itu dapat dioleskan pada kulit yang kapalan lalu didiamkan selama 15 menit dan terakhir dibilas sampai bersih. Cara ini aman dilakukan setiap hari dengan aturan yang tepat.

Itulah 9 cara untuk menghilangkan kapalan di tangan baik secara modern maupun alami. Sebelum menggunakan cara-cara tersebut khususnya yang modern, lebih baik melakukan konsultasi untuk menjaga keselamatan kulit dan tangan. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan selamat mencoba. 

Wednesday, 10 May 2017

8 Cara Mudah Merawat Hijab Supaya Awet

Hijab merupakan salah satu item fashion yang penting untuk mendapat perawatan bagi sebagian hijabers. Perawatan hijab tidak jauh berbeda dengan baju lain pada umumnya, hanya yang terpenting yakni cara mencucinya karena hijab itu tipis. Sebagian hijabers ingin mengawetkan hijab mereka dengan berbagai cara, baik secara modern maupun cara alami yang mudah dilakukan. Untuk merawat hijab memang lebih mudah daripada baju lain pada umumnya, apalagi yang berukuran lebih besar. Oleh karena itu berikut ini beberapa cara merawat hijab mulai dari cara mencuci sampai menyimpannya supaya tetap awet. 

Salah satu hal yang banyak dilakukan untuk mengawetkan kain termasuk hijab yakni mencuci sebelum pemakaian pertama kali. Untuk hijab, memang tidak banyak yang luntur saat dicuci pertama kali. Akan tetapi untuk bahan hijab tertentu dapat terjadi kelunturan saat dicuci. Supaya tidak luntur, dapat dengan cara memanaskan air akan tetapi tidak sampai mendidih. Setelah itu ditambahkan cuka kira-kira 1 sendok teh dan hijab direndam sampai airnya berwarna butek. Selanjutnya dijemur dengan cara diangin-anginkan tanpa terkena sinar matahari dan terakhir setelah kering langsung disetrika. 
Selain cara di atas, untuk merawat hijab supaya awet yakni menggunakan cara-cara berikut ini:

8 Cara Mudah Merawat Hijab Supaya Awet

1. Tidak terlalu sering mencuci
Untuk menjaga keawetan hijab, hijab tidak perlu dicuci terlalu sering khususnya yang berbahan terlalu tipis. Jika tidak terlalu menyengat, cukup dengan diangin-anginkan atau jemur 2 sampai 3 jam sehingga bau akan hilang dan dapat digunakan kembali.

2. Tidak mencampur dengan pakaian luntur
Perawatan warna hijab merupakan hal penting untuk memberikan kesan awet pada hijab. Untuk menjaga keaslian warna hijab, saat mencuci lebih baik tidak mencampurkan hijab dengan warna yang berbeda apalagi dengan baju lain dan berpotensi luntur. Oleh karena itu lebih baik mendahulukan warna putih atau warna lemah saat mencuci. 

3. Menggunakan air dingin
Bagi sebagian besar orang, mencuci hijab (tidak baru) menggunakan air dingin dapat mengawetkan kain hijab. Air dingin dapat merapatkan serat kain khususnya untuk bahan hijab tertentu. Air dingin yang dimaksud bukan air es yang terlalu dingin, akan tetapi air biasa yang didalamnya dimasukkan beberapa gumpalan es.

4. Memperhatikan pemilihan detergen
Pemilihan detergen saat mencuci sangat mempengaruhi keawetan hijab. Hal tersebut dikarenakan terdapat detergen yang sangat keras sehingga tidak sesuai dengan bahan hijab yang sebagian besar berbahan tipis. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena bahan hijab berbeda dengan bahan busana lain seperti jeans. Akan tetepi jika menggunakan satu jenis detergen untuk semua jenis busana, dapat dengan mengurangi kadarnya jika untuk hijab.

5. Memperhatikan cara mencuci dan mengeringkan
Selain pemilihan ditergen, cara mencuci hijab juga sangat penting diperhatikan karena karakter bahan hijab yang sebagian besar tipis. Jika mencuci menggunakan cara manual, lebih baik dikucek menggunakan tangan tanpa menyikat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan pada serat kain sehingga awet. Mesin cuci sangat tidak disarankan jika untuk mencuci hijab karena tidak dapat mengontrol kerja mesin cuci.
Cara mengeringkan hijab yang paling baik yakni tidak langsung terkena sinar matahari apalagi jika sangat terik. Untuk mengawetkan warna hijab dan bahan, cukup dengan mengangin-anginkan khususnya untuk bahan hijab yang terlalu tipis.

7. Cara penyimpanan
Cara penyimpanan yang tepat untuk hijab yakni digantung, bukan dengan cara dilipat. Menggantung hijab menjadikan hijab tetap pada bentuk semula, tidak mudah lusut sehingga mudah digunakan menjadi berbagai macam style hijab. Penyimpanan dapat menggunakan hanger tumpuk lalu dimasukkan pada gantungan lemari. 

8. Memperhatikan penggunaan jarum dan aksesoris hijab
Hal yang kurang diperhatikan para hijabers yakni cara penggunakan jarum dan aksesoris hijab. Pemakaian jarum dan aksesoris dengan cara kasar akan menjadikan kain hijab rusak. Oleh karena itu sangat penting untuk berhati-hati saat penggunaan dan khususnya saat mencopot keduanya. Selain itu, jarum dan aksesoris hijab yang telah berkarat lebih baik tidak digunakan.

Itulah beberapa cara mudah dalam merawat hijab supaya tetap awet. Cara-cara tersebut juga dapat diaplikasikan dalam merawat item busana lain seperti baju, celana, atau lainnya. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba. 

Wednesday, 3 May 2017

9 Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

Bagi sebagian besar perempuan, kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang penting dalam hal penampilan. Beberapa hal dilakukan supaya kuku tetap sehat dan terlihat cantik. Selain dari kuatnya kuku, salah satu indikasi bahwa kuku sehat dapat dilihat dari warna kuku. Warna kuku yang sehat yakni berwarna merah muda, jika terlalu putih dapat mengindikasihan anemia. Warna kuku dapat mengindikasikan terdapat gangguan kesehatan organ tubuh. Akan tetapi pada kuku yang sehat, perubahan warna kuku dapat diakibatkan oleh jamur atau hal lain seperti benturan dan terjepit. Oleh karena itu, berikut ini akan dijelaskan beberapa penyebab kuku berubah warna dan cara memutihkannya secara alami.

9 Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

Penyebab Kuku Berubah Warna

Jamur
Salah satu penyebab kuku berubah warna yakni jamur, sehingga warna kuku menjadi kuning dan bahkan menghitam. Jenis jamur yang biasanya menyerang kuku yakni onikomikosis. Jamur tersebut menjadikan warna kuku menjadi kuning kusam karena terjadi kerusakan pada bagian bawah kuku. Jamur sangat menyukai tempat yang lembab dan kotor. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga kebersihan kulit pada sela-sela kuku dengan mengeluarkan kotoran. Akan tetapi untuk membersihkan kotoran tersebut harus berhati-hati untuk menghindari luka yang dapat menyebabkan cantengan.

Sering mewarna kuku
Terlalu sering mewarnai kuku juga dapat menjadi penyebab kuku menjadi kusam. Warna kuku menjadi tidak alami seperti sedia kala. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan pigmen pewarna yakni zat besi oksida yang terserap oleh kuku. Pewarna kuku yang sudah pasti aman saja masih dapat menimbulkan efek kurang baik jika digunakan secara berlebihan, apalagi yang tidak jelas kandungan di dalamnya. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih pewarna kuku yang benar-benar aman untuk kesehatan kuku serta tidal berlebihan dalam penggunaannya. 

Merokok
Beberapa efek buruk yang diakibatkan oleh rokok telah banyak dikeluhkan banyak orang. Selain mempengaruhi organ dalam tubuh, rokok juga dapat menjadi penyebab kuku menjadi menguning. Kandungan nekotin menyebabkan perubahan warna pada epidermis kulit dan juga kuku. Semakin banyak merokok atau terkena asap rokok, maka warna kuku akan semakin menguning bahkan menghitam dan rapuh. 

Cara Memutihkan Kuku Secara Alami

1. Lemon atau Jeruk nipis
Salah satu bahan alami yang banyak digunakan untuk perawatan kecantikan tubuh yakni lemon dan jeruk nipis. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya produk perawatan kecantikan yang menggunakan kedua bahan tersebut sebagai bahan utama maupun campuran. Berbagai manfaat dapat diperoleh dari lemon dan jeruk nipis termasuk untuk memutihkan kuku. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam keduanya mampu mengembalikan warna kuku yang menguning menjadi lebih cerah. Selain itu kandungan anti bakteri keduanya mampu membunuh bakteri dan jamur penyebab kuku menguning. Cara untuk menggunakan lemon atau jeruk nipis yakni dengan menggunakan air perasan untuk dioleskan pada kuku secara rutin setiap hari. 

2. Pasta gigi
Pasta gigi juga dapat digunakan untuk memutihkan kuku atau memperbaiki kuku yang rusak. Caranya cukup mudah, yakni hanya perlu mengoleskan pasta gigi pada kuku secara merata. Cara ini dapat dilakukan saat malam hari dan dibersihkan saat keesokan harinya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pasta gigi harus dioleskan pada kuku setiap malam sebelum tidur. 

3. Baking soda
Bahan ini merupakan bahan alami yang dapat dijadikan pemutih kuku atau mengembalikan warna kuku seperti semula. Caranya dengan mencampur baking soda dengan sedikit air lalu mengoleskannya pada kuku. Setelah didiamkan selama 30 menit sampai 1 jam, dapat membilasnya dengan air bersih.

4. Belimbing wuluh
Terkenal dengan rasa asamnya, belimbing wuluh dengan kandungan vitamin C di dalamnya mampu memutihan kuku. Belimbing wuluh dapat dihaluskan lalu menjadikan airnya sebagai masker kuku. Jika cara ini dilakukan secara rutin setiap hari, warna kuku akan membaik dan kuku akan semakin kuat.

5. Bawang putih
Kandungan sulfur yang terdapat di dalamnya mampu membersihkan kotoran pada kuku dan menjadikan warna kuku menjadi lebih cerah. Penggunaan bawang putih untuk perawatan kuku dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dimakan secara langsung dan digunakan sebagai masker kuku. Jika langsung dikonsumsibaw ang putih akan terasa getir, akan tetapi mempunyai manfaat yang besar untuk tubuh bagian dalam. Karena perubahan warna kuku bisa saja dipengaruhi oleh keadaan organ dalam tubuh. Akan tetapi jika digunakan untuk masker kuku, cukup dengan menghaluskannya lalu ditempel pada kuku selama 30 menit lalu dibilas dengan air.

6. Cuka apel
Cukup dengan cuka apel, dapat menjadikan kuku yang kusam dan kuning kembali pada kondisi semula. Cuka apel dapat dioleskan secara langsung pada kuku setiap hari selama 20 sampai 30 menit. Setelah menggunakan cuka apel, harus dibilas dengan air bersih lalu dikeringkan.

7. Berry
Macam buah berry dapat digunakan untuk memutihkan kuku dengan cara menghaluskannya. Setelah halus dapat langsung diaplikasikan pada kuku paling tidak selama 15 menit lalu dibersihkan dan dibilas dengan air bersih. Berry dapat digunakan untuk masker kuku setiap hari sampai hasilnya terlihat.

8. Kulit jeruk
Bagian jeruk yang dapat dimanfaatkan bukan hanya bagian dalamnya, akan tetapi kulitnya juga dapat digunakan untuk perawatan. Salah satu manfaat kulit jeruk yakni dapat digunakan untuk memutihkan kuku. Cukup dengan menghaluskan kulit jeruk lalu menempelkannya pada kuku selama 15 sampai 20 menit. 

9. Mengerik tipis kuku
Cara paling cepat untuk memutihkan kuku yakni dengan cara mengerik tipis kuku. Akan tetapi hal ini hanya dapat dilakukan pada kuku yang perubahan warna kukunya belum terlalu parah. Pengerikan yang dilakukan juga harus tipis untuk menghindari kerusakan kuku. Selain itu cara ini juga tidak dapat dilakukan terlalu sering untuk menjaga kuku tetap sehat.

Itulah beberapa cara untuk memutihkan kuku yang menguning atau menghitam secara alami. Bahan-bahan di atas dapat dipilih salah satu dan digunakan secara rutin untuk mendapatkan hasil optimal. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba. 

Wednesday, 19 April 2017

Pola Tidur yang Baik untuk Kecantikan dan Kesehatan

Istirahat merupakan salah satu kebutuhan manusia karena manfaatnya yang sangat besar untuk kondisi tubuh. Kegiatan istirahat yang paling baik dan memiliki manfaat besar untuk tubuh yakni tidur. Tidak semua orang mampu menjadikan tidur mereka memiliki kwalitas yang baik. Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar tidak memiliki pengetahuan tentang mengatur pola tidur yang baik. Pola tidur yang baik akan memiliki dampak yang baik pula pada kecantikan dan kesehatan khususnya kecantikan wajah. Oleh karena itu, berikut ini pola tidur yang baik untuk kecantikan dan kesehatan yang dapat diaplikasikan pada kebiasaan sehari-hari.

Pola Tidur yang Baik untuk Kecantikan dan Kesehatan

1. Membersihkan wajah sebelum tidur
Untuk mendapatkan kwalitas tidur yang baik, kebiasaan memberihkan diri khususnya wajah sebelum tidur memang penting untuk dilakukan. Membesihkan diri tidak harus dengan mandi, melainkan cukup dengan membersihkan wajah dan kaki, atau bila perlu bagian tubuh lain jika perlu dibersihkan. Jika tubuh dalam kondisi bersih, akan memberikan efek nyaman saat tidur. Untuk kulit wajah, akan terlihat lebih segar keesokan harinya karena kotoran telah dibersihkan sehingga berbagai masalah kulit tidak muncul. Untuk menjadikan wajah lebih terawat, penggunaan krim malam sangat dianjurkan untuk mengoptimalkan regenerasi sel kulit.

2. Menggunakan pakain longgar
Saat tidur, pakaian juga perlu diperhatikan karena dapat memberikan pengaruh pada sirkulasi darah dan segi emosi seseorang. Untuk memberikan kesan santai, pakaian yang paling sesuia yakni pakaian longgar. Pakaian yang terlalu ketat akan memberikan kesan sempit pada tubuh seseorang sehingga tidak leluasa untuk menikmati tidur. Hal tersebut dapat menjadikan istirahat tidak akan memberikan manfaat baik bagi tubuh baik fisik maupun emosional. Bangun tidur merasa segar melainkan badan semakin sakit, sehingga mempengaruhi kondisi tubuh khususnya wajah.

3. Menghindari kafein sebelum tidur
Sebagian orang yang memiliki kebisaan minum kopi saat malam hari, tidak merasa lengkap jika tidak mengkonsumsi kafein sebelum tidur. Padahal, jika disadari kafein dapat memberikan kwalitas tidur yang kurang baik. Hal tersebut dikarenakan setelah seseorang mengkonsumsi kafein, maka akan sulit tidur sehingga jam tidur akan semakin malam. Padahal kwalitas tidur yang baik untuk kesehatan dan kecantikan adalah tidak terlalu malam untuk memberikan kesempatan badan, khususnya kulit beristirahat.

4. Mematikan semua elektronik
Sebelum tidur sebagian orang memiliki kebiasaan mendengarkan musik. Kebiasaan ini banyak diartikan untuk dapat menikmati waktu istirahat khususnya tidur. Padahal jika ditelusuri, kebiasaan memainkan, mendengar, melihat gadget atau alat elektronik lain akan memberikan kwalitas tidur yang buruk. Selain sulit terlelap, keesokan harinya badan tidak segar karena merasa lelah. Oleh karena itu lebih baik mematikan semua elektronik sebelum tidur.

5. Mengatur posisi tidur
Posisi tidur yang baik untuk kecantikan dan kesehatan yakni posisi tidur ideal dengan terlentang. Posisi terlentang memberikan manfaat yakni melancarkan pencernaan serta menghindari kerutan pada wajah karena tidak miring. Posisi tidur miring pada salah satu sisi akan menimbulkan kerutan pada bagian wajah tertentu. Posisi tidur terlentang ini merupakan terlentang tanpa ganjalan apapun seperti bantal atau lainnya. 

6. Bangun awal dan tidak tidur kembali
Mengatur waktu bangun tidur lebih awal merupakan langkah tepat untuk menjadikan kwalitas tidur lebih baik. Bangun lebih awal akan memberikan kesempatan tubuh menghirup udara lebih bersih saat pagi hari. Hal ini akan memberikan manfaat baik untuk organ dalam tubuh khususnya paru-paru. Kotoran yang terdapat dalam paru-paru akan dibersihkan oleh udara bersih yang belum terkena polusi. 
Setelah itu sangat tidak dianjurkan untuk tidur kembali, melainkan menggantinya dengan olaharaga ringan paling tidak 15 sampi 20 menit. Olahraga di pagi hari secara teratur akan memberikan manfaat baik bagi tubuh termasuk untuk kecantikan kulit. Kotoran akan keluar bersama keringat sehingga wajah akan tetap bersih dari noda. Untuk mengoptimalkan olahraga pada wajah, disarankan untuk melakuan olahraga wajah dengan cara menggerak-gerakkan wajah.

7. Tidak tidur siang terlalu lama
Semakin lama tubuh melakukan kegiatan saat siang hari, semakin cepat untuk terlelap di malam hari. Oleh karena itu, waktu tidur pada siang hari perlu dibatasi paling tidak cukup dengan 30 menit. Tidur siang hari yang terlalu lama justru akan memberikan efek kurang baik bagi tubuh yakni badan akan semakin mengantuk. 

Itulah beberapa pola tidur yang dapat dilakukan untuk memberikan efek baik pada kecantikan dan kesehatan. Tidur merupakan salah satu kebutuhan utama bagi tubuh seperti halnya makan. Jika kebutuhan tidur tercukupi dengan baik, maka kondisi tubuh juga akan baik. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba.  

Thursday, 13 April 2017

Cara Melakukan Detox Wajah dengan Bahan Alami

Berbagai macam perawatan dilakukan untuk memperoleh penampilan yang sempurna. Mulai dari perawatan modern sampai perawatan alami. Salah satu jenis perawatan yang dilakukan  perempuan yakni proses detoks. Proses detoks merupakan proses pengeluaran kotoran dan racun yang terdapat dalam tubuh khususnya pada kulit. Efek dari melakukan detoks sangat baik untuk kesehatan tubuh dan kecantikan pada khususnya. Proses detoks pada kulit wajah yakni membersihkan wajah yang bermasalah seperti kusam, kotor, dan berjerawat. Sebagian memahami proses detoks harus dilakukan menggunakan alat-alat khusus di salon perawatan kecantikan. Akan tetapi jika difahami lebih dalam, proses detoks dapat dilakukan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami seperi berikut ini.


Cara Melakukan Detox Wajah dengan Bahan Alami

Garam dan Air hangat
Garam merupakan bahan dapur yang digunakan hampir pada sebagian besar masakan. Selain itu, garam juga dapat digunakan untuk bahan perawatan kecantikan wajah yakni sebagai bahan detox alami. Pemilihan garam yang tepat yakni garam berkwalitas baik dan tentunya selalu memperhatikan kemasan untuk menjamin kebersihan garam. Untuk menggunakan garam sebagai bahan detox dapat dicampur dengan air hangat. Cara membuatnya yakni dengan mencampur garam dengan air hangat sampai garam larut di dalamnya. Selanjutnya bahan tersebut dapat dibasuhkan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan. Setelah didiamkan selama kurang lebih 10 menit, wajah dibilas dengan air bersih. Untuk hasil maksimal, cara ini dapat digunakan 2 kali dalam 1 minggu. Hal yang perlu diperhatikan yakni waktu mendiamkan larutan garam pada wajah, lebih baik tidak terlalu lama supaya tidak menjadikan kulit wajah pedih. 

Air kelapa hijau
Air kelapa hijau dapat menghilangkan, menangkal, dan menetralkan racun dalam tubuh. Selain itu, air kelapa dapat dijadikan bahan terapi untuk menghilangkan jerawat dari luar karena kandungan di dalamnya mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Untuk menggunakan air kelapa hijau untuk detox, dapat mengkonsumsi secara langsung. Selain itu air kelapa juga dapat digunakan untuk membasuh wajah yang telah dibersihkan dengan sabun terlebih dahulu setiap hari. 

Teh hitam
Bahan alami yang juga dapat digunakan untuk perawatan wajah yakni teh hitam. Kandungan antioksidan dalam teh teh hitam memiliki manfaat baik untuk kulit, yakni dapat menyegarkan dan mencerahkan kulit. Selain itu, jika kulit termasuk kulit kering akan dapat dilembabkan oleh teh hitam. Bagi yang mempunyai kantung mata dengan warna gelap, dapat diatasi dengan teh hitam. Cara untuk membuat masker teh hitam yakni teh hitam dihaluskan sampai bentuk bubuk. Setelah itu teh hitam dicampur dengan air sampai siap digunakan untuk masker wajah. Untuk memberikan hasil optimal, air putih dapat diganti dengan air jeruk nipis atau lemon. Setelah masker terasa kering, dapat pilin secara menyeluruh lalu bilas menggunakan air hangat.

Alpukat
Untuk menjadikan alpukat sebagai bahan alami untuk detox, dapat dengan menghaluskannya. Alpukat memiliki kandungan yang sangat baik untuk kulit, sehingga manfaatnya mampu mempercantik tampilan kulit. Beberapa manfaat alpukat untuk kulit yakni dapat mengurangi minyak pada wajah, mencerahkan kulit, menghilangkan flek hitam, dan menghaluskan kulit. Jika ingin menambahkan bahan lain untuk detox, dapat menambahkan gula pasir. Setelah alpukat dan gula pasir tercampur rata, dapat langsung dioleskan pada wajah lalu didiamkan sekitar 10 menit. Selanjutnya dapat dipilin menggunakan jari-jari tangan untuk mengangkat sel kulit mati lalu dibilas dengan air bersih. 

Madu dan bubuk kayu manis
Madu dan kayu manis memiliki salah satu sifat yang sama yakni bersifat sebagai antiseptik. Seperti yang telah diketahui bahwa antiseptik dapat membunuh bakteri dan sebagai pencegah infeksi khususnya pada jerawat. Untuk membuatnya cukup dengan mencampurkan kedua bahan dengan takaran yang dapat dikira-kira. Jika telah siap, langsung dapat dioleskan pada wajah secara menyeluruh dan didiamkan paling tidak 15 menit. Selanjutnya dipilin seperti biasa dan terakhir dibilas menggunakan air dingin. 
Akan tetapi yang perlu diingat yakni tidak menggunakan kayu manis tanpa campuran madu. Hal tersebut akan menyebabkan masalah seperti iritasi kulit karena sifatnya yang terlalu keras. Sehingga bagi yang memiliki kulit tipis atau cenderung sensitif supaya tidak memiliki kayu manis untuk perawatan kulit wajah. 

Itulah beberapa cara melakukan detox dengan memanfaatkan bahan alami. Untuk mendapatkan hasil maksimal, harus memilih salah satu bahan atau campuran bahan yang digunakan secara rutin dan sesuai aturan. Hal penting yang perlu diperhatikan juga yakni tentang kebersihan wajah yang akan didetox serta bahan-bahan detox. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba.