Monday, 17 November 2014

Jenis Fotografi

Fotografi sangat banyak digandrungi oleh banyak kalangan khususnya kalangan menengah ke atas. Biasanya mereka menggunakan seni fotografi sebagai mata pencaharian atau sekedar hobi. Fotografer profesional maupun amatir masing-masing mempunyai spesialisasi dan ketertarikan yang berbeda terhadap jenis fotografi. Seorang fotografer profesional biasanya menjadikan fotografi jurnalistik sebagai spesialisasinya, sedangkan fotografer amatir lebih pada fotografi makro dengan menggunakan teknik masing-masing. Berikut ini beberapa jenis fotografi yang banyak diminati.

1. Fotografi dokumenter (Documentary Photography)
Fotografi dokumenter biasanya menceritakan sebuah peristiwa dengan gambar yang merekam dokumen sejarah era politik atau sosial, seperti memotret fenomena tunawisma yang terdapat di pusat kota, suatu pertempuran dan peristiwa lainnya yang terjadi pada waktu yang bersamaan. Fotografi dokumenter berusaha untuk menunjukkan kebenaran tanpa memanipulasi gambar.


Jenis Fotografi


2. Fotografi Jurnalistik (Photojournalism)
Fotografi jurnalistik biasanya tidak merubah dan memanipulasi peristiwa yang di potret. Fotografi jurnalistik sering menunjukkan foto yang memiliki makna kuat dalam melibatkan pembacanya ke dalam suatu cerita. Untuk mempunyai feeling yang kuat dalam mengambil gambar, maka perlu dilakukan bertahun-tahun serta harus pintar menangkap emosi melalui praktik dan pengalaman.


Jenis Fotografi

3. Fotografi Mikro (MicroPhotography)
Berbeda dengan fotografi jenis lain, fotografi mikro menggunakan kamera khusus dan mikroskop untuk menangkap gambar objek yang mempunyai ukuran sangat kecil. Aplikasi fotografi mikro biasanya pada dunia ilmiah. Seperti yang digunakan dalam disiplin ilmu astronomi, biologi dan kedokteran.


Jenis Fotografi

4. Fotografi Makro (Macro Photography)
Fotografi makro adalah jenis fotografi dengan menggunakan teknik pengambilan gambar jarak dekat, memerlukan peralatan yang canggih dan mahal. Bagi fotografer amatir dapat melakukan latihan fotrografi jenis ini dengan menggunakan mode macro pada kamera digital. Objek fotografi makro dapat berupa bunga, serangga, air, butiran pasir, batu-batu kecil atau benda lain yang jika di close-up akan menghasilkan detail yang menarik dan terkadang dapat menggunakan teknik DoF.


Jenis Fotografi

5. Fotografi Glamour (Glamour Photography)
Terkadang sebagian orang awam menyamakannya dengan pornografi, mungkin karena menampilkan keseksian dan erotis tetapi sebenarnya bukanlah suatu hal yang porno. Pada akhirnya sebagian fotografer mengalihkan objek dalam pose yang menekankan kurva dan bayangan, tujuan fotografi ini sendiri untuk menggambarkan model dalam cahaya glamour.

Jenis Fotografi

6. Fotografi Aerial (Aerial Photography)
Kebanyakan fotografer aerial mempunyai spesialisasi dalam mengambil foto dari udara, foto dapat digunakan untuk survei atau konstruksi. Fotografer aerial biasanya menggunakan alat bantu berupa pesawat, parasut, balon dan pesawat remote control untuk memudahkan mengambil foto dari udara.

Jenis Fotografi

7. Fotografi Seni Rupa (Fine Art Photography)
Fotografi seni rupa dikenal hanya sebagai fotografi seni yang kemudian didedikasikan untuk memproduksi foto dengan tujuan murni estetika. Fotografi seni yang biasanya dipajang di museum dan galeri pada umumnya berkaitan dengan penyajian benda-benda dengan sifat indah atau benda yang menyampaikan intensitas dan emosi.

Jenis Fotografi

8. Fotografi Pernikahan (Wedding Photography)
Fotografi pernikahan merupakan perpaduan dari berbagai jenis fotografi, foto pernikahan dapat kreasikan dengan cara mengedit demi menghasilkan berbagai efek. Fotografer bisa mengolah beberapa gambar seperti contohnya dengan toning sepia untuk memberi kesan klasik.


Jenis Fotografi
loading...

0 comments:

Post a Comment