Sunday, 16 November 2014

Sejarah Fotografi

Sejarah FotografiKata fotografi berasal dari kata photography yang berasal dari bahasa Yunani yaitu "photos"  berarti cahaya dan "grafo"  berarti Melukis/menulis, yang dapat diartikan sebagai proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Dengan kata lain fotografi adalah proses atau metode dengan tujuan untuk menghasilkan gambar dari suatu objek dengan menangkap pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya. Istilah fotografi muncul pada tahun 1839, ketika teknologi seni foto terus berkembang bersama dengan kemajuan manusia. Fotografi terus berkembang menjadi beberapa jenis.

Dalam buku The History of Photography karya Alma Davenport pada tahun 1991, disebutkan bahwa abad ke-5 sebelum masehi, seorang bernama Mo Ti telah melakukan pengamatan terhadap gejala yakni apabila pada dinding ruangan yang gelap terdapat lubang kecil, maka di bagian dalam ruang itu akan terefleksikan pemandangan di luar ruangan secara terbalik lewat lubang tersebut.

Alat yang paling populer untuk menangkap cahaya adalah kamera. Kamera mulai di perkenalkan ketika para pelukis menghadapi masalah untuk merekam gambar yang akan mereka buat dan mereka hasilkan sekitar abad ke-17 dan 18. Akhirnya pada tahun 1824, seorang seniman Joseph Nicephore Niepce (1765-1833) berhasil melahirkan sebuah imaji yang agak kabur, merasa kurang puas dengan hasil saat itu, pada tahun 1827 dia mendatangi desainer panggung opera yang juga pelukis, Louis Jacques mande ( 1787-1851) untuk berkolaborasi. Sayangnya sebelum eksplorasi mereka menunjukkan  hasil yang optimal Niepce meninggal dunia, dan akhirnya pada tanggal 19 Agustus 1839, Daguerre dinobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat foto yang sebenarnya yakni sebuah gambar permanen pada lembaran plat tembaga perak yang dilapisi larutan iodin dan disinari selama satu setengah jam menggunakan pemanas merkuri yang kemudian dicuci dengan larutan garam dapur dan air.

Karya foto pertama kali di buat pada tahun 1826 dalam waktu 8 jam lamanya oleh Louis Jacques Mande Daqquere yang merupakan bapak fotografi dunia (1837). Tahun 1900 seorang juru gambar telah menciptakan kamera Mammoth, kamera yang berukuran besar dan beratnya 1.400 pound, lensa 500 pound yang membutuhkan tenaga 15 orang untuk memindahkannya. Kamera ini menggunakan film sebesar 4 1/2 x 8 kaki dengan bahan kimia sebanyak 10 gallons ketika memprosesnya.                               

Sejarah FotografiKamera kodak pertama kali ditemukan oleh Snapshooter (1888) di Amerika, sedangkan kontribusi fotografi kedunia film pertama kali dipelopori oleh Eadward Muybridge dan lampu flas/lampu kilat pertama kali ditemukan oeh Harnold E. Edgerton pada tahun 1938, sedangkan negative film ditemukan John Hendri Fox yang pada saat itu negative film dibuat selama 40 detik di bawah terik matahari.

Tahun 1950 mulai digunakan prisma untuk memudahkan pembidikan pada kamera Single Lens Reflex (SLR) dan pada tahun yang sama Jepang mulai memasuki dunia fotografi dengan memproduksi kamera Nikon. Kamera Polaroid ditemukan oeh Edwin Land pada tahun 1972 yang mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pencetakan film.  

Pada  dasarnya prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga dapat membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan yang disebut dengan lensa. Sampai saat ini teknik-teknik memotret terus dikembangkan.
loading...

0 comments:

Post a Comment