Friday, 5 December 2014

Sejarah Pendidikan Seni Rupa Tahun 1960

Setelah masuk pada sekitar tahun 60-an, seni rupa mempunyai daya pandang baru yakni sebagai disiplin ilmu. Perkembangannya semakin baik pada tahun-tahun seterusnya dan sampai sekarang ini. Pendidikan seni rupa dianggap penting jika diterapkan pada kurikulum pendidikan formal. Pendidikan seni dianggap mampu menjadikan manusia seutuhnya. 

Seni Rupa Sebagai Disiplin Ilmu

Sejarah Pendidikan Seni Rupa Tahun 1960Sukses Rusia untuk pertama kalinya mencapai ruang angkasa menyebabkan banyak perubahan dalam sistem pendidikan di Amerika. Tahun 1958 kongres mengesahkan Undang-Undang  Pendidikan Pertahanan Nasional untuk memacu pembaharuan kurikulum dalam bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan, dan Bahasa Asing. Sukses akademis merupakan hal yang menentukan dalam dunia pendidikan pada tahun 1960-an, oleh karena itu para pendidik seni rupa meneliti kembali kedudukan akademis seni rupa dengan upaya dipusatkannya pendidikan seni pada identifikasi konsep-konsep serta tingkah laku dasar yang dapat meningkatkan pemahaman hakekat seni rupa.
Dalam pola pemikiran pendidikan saat ini, senirupa didefinisikan sebagai sosok pengetahuan maupun sebagai pengembangan jiwa anak.  Anak-anak diperkenalkan pada konsep dasar seni rupa dan metode penalaran yang memungkinkan mereka belajar tentang seni rupa. Pada waktu bersamaan, para pendidik seni meningkatkan pengalaman seni rupa sebagai cara memupuk kedewasaan pribadi anak. Proses penciptaan karya seni rupa dan menanggapi bentuk-bentuk visual dapat menumbuhkan jati diri (identitas) mereka dan keterbukaanya pada pengalaman

Seni Rupa dalam Kehidupan Sosial
Sejarah Pendidikan Seni Rupa Tahun 1960Pada tahun 60-an gerakan hak-hak asasi memusatkan perhatiannya pada kelompok minoritas dan masalah kehidupan pada daerah pedesaan. Sejumlah pertanyaan diajukan mengenai mutu kehidupan yang dapat diharapkan pada lingkungan yang tercemar dan tersisih. Dengan adanya hal itu para pendidik seni rupa menilai kembali muatan tanggungjawab seni rupa atas persoalan kemasyarakatan.
Hampir setiap program baru dalam dekade terakhir dapat dianggap sebagai variasi masa kini dari pokok-pokok fikiran yang sudah ada sebelumnya. Misalnya program baru meskipun kurang menggebu-gebu seperti proyek Owatonna, tetap berada dalam jiwa yang dahulu untuk memakan senirupa dengan kehidupan sehari-hari. Konsep yang menekankan pendidikan karir dalam seni rupa dapat dilihat pada zaman Walter Smith, di awal program keterampilan tangan. Studi Interdisipliner masa kini menghubungkan  seni rupa dengan ilmu pengetahuan berakar pada konsep terdahulu mengenai seni rupa terpadu dan terkait (Integratif dan Korelatif). Kesejajaran lain telah ditemukan  dalam masing-masing periode.

Sejarah pendidikan seni rupa disekolah umum ditandai dengan pergeseran dalam masalah teori dan praktek. Program pengajaran seni rupa  dikuasai satu sampai tiga arahan yang saling bertukar, yakni: Mengembangkan jiwa anak yang utuh melalui seni rupa, menigkatkan pengetahuan dan apresiasi seni rupa sebagai mata pelajaran, meningkatkan kemampuan untuk menghubungkan seni rupa dengan kehidupan sehari-hari. Hakekat seni rupa yang mempribadi dan kreatif telah memporoleh banyak perhatian dibanding pengaruh seni rupa bagi masyarakat, 3 arahan tersebut telah disatukan menjadi: pengembangan pribadi lewat seni rupa, apresiasi warisan seni rupa, dan kesadaran akan peranan seni rupa dalam masyarakat.
loading...

0 comments:

Post a Comment