Thursday, 8 January 2015

Belajar Fotografi Makro Untuk Pemula

Belajar Fotografi Makro Untuk Pemula
Benda atau sesuatu yang kecil dapat menyajikan banyak aspek yang menarik untuk dilihat dalam dunia fotografi. Namun untuk mengubah tampilan benda tersebut menjadi besar bukan perkara yang mudah. Dalam fotografi, jika ingin menyajikan objek kecil dalam tampilan besar maka dapat menggunakan lensa makro, yaitu lensa yang dapat memperpendek jarak antara kamera dan objek sampai beberapa centimeter. 

Jika pemotret tidak memiliki lensa makro, juga dapat diakali dengan hanya menambahkan beberapa aksesoris yang dapat menjangkau rasio lensa makro. Yakni Converter tele  2x atau lensa close-up +4 yang ditambahkan didepan lensa normal 50 mm dapat menghasilkan perbesaran dengan rasio1:2, sementara lensa close_up +5 dapat menghasilkan rasio 1:1.

Sama halnya dengan teknik fotografi yang lain, seperti siluetteknik DoF dan teknik Panning, pemotretan objek makro dapat dilakukan dimanapun baik memotret benda mati atau benda hidup. Hanya saja pemotretan makro paling mudah dilakukan di luar ruangan dengan bantuan sinar matahari. Kerumitan menghasilkan foto makro justru membuatnya menjadi cabang atau jenis fotografi yang menantang. 

Jika melakukan pemotretan di luar ruangan, maka dapat menggunakan pengaturan kamera sebagai berikut:

1. Gunakanlah Aperture Sempit
Untuk mendapatkan hasil foto makro harus dilakukan dengan jarang yang sangat dekat, dengan hasil foto yang memiliki ruang tajam (DoF) yang sangat sempit. Oleh karena itu, gunakan aperture sempit (f/8 keatas) untuk memperluas ruang tajam yang didapat.

2. Tidak menggunakan ISO tinggi
Belajar Fotografi Makro Untuk PemulaJika alat yang dipergunakan tidak memungkinkan mendapatkan hasil perbesaran melainkan denga cara cropping, jangan menggunakan ISO terlalu tinggi karena akan menimbulkan grain pada hasil foto, terlebih ketika melakukan cropping. Grain juga akan mengurangi ketajaman foto, gunakan ISO normal, jika nantinya dirasa belum pas dapat mengatur kembali. 

3. Gunakan lampu flash
Foto makro yang dihasilkan dengan cahaya alami tentu saja sangat baik. Namun jarang sekali dapat menghasilkan foto makro dengan pengaturan aperture sempit, ISO rendah, speed tinggi tanpa bantuan flash.Oleh karena itu gunakan flash untuk mempertajam objek. 

Itulah beberapa tips dalam belajar fotografi makro bagi yang tergolong pemula. Dapat mempelajari teknik-teknik dalam menghasilkan foto makro yang maksimal. Selain itu pengalaman dengan cara melakukan latihan terus-menerus akan menghasilkan foto makro yang bagus. 
loading...

0 comments:

Post a Comment