Sunday, 18 January 2015

Cara Mencegah Dinding Lembab

Cara Mencegah Dinding Lembab
Jika saat musim penghujan tiba, akan banyak timbul masalah dengan rumah. Salah satu yang biasa muncul adalah terjadinya kelembaban pada dinding di beberapa ruangan rumah. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya sirkulasi udara karena tidak ada fentilasi. Selain itu atap bocor juga dapat menyebabkan rumah lembap. Air akan terserap oleh dinding rumah dan menyebabkan ruangan ditumbuhi jamur dan berbau tidak sedap. Tumbuhnya jamur akan membuat mudah terkena berbagai penyakit. Selain itu, jamur juga dapat merusak benda-benda yang ada di ruangan, baik itu kamar, ruang tamu, bahkan dapur. Oleh karena itu berikut cara mencegah dinding rumah lembap: 

1. Pilih cat yang bagus
Pemilihan cat dengan kwalitas yang baik sangat mempengruhi kwalitas dinding, pilih cat dengan kandungan anti jamur. 

2. Hindari perabotan yang mudah berjamur
Perabotan rumah dengan bahan daur ulang kayu biasanya mudah ditempeli jamur jika dalam keadaan lembab. Jika memungkinkan pakai perabotan dengan bahan kayu asli, atau jika perabotan berbahan daur ulang kayu, jangan meletakkannya dengan jarak yang terlalu dekat dengan dinding. 
3. Perbaiki sumber kerusakan
Mencari penyebab timbulnya kelembaban pada dinding sangat penting, bisa saja dikarenakan terdapat atap yang bocor di ruangan tersebut. Segera benahi dan mengganti material yang rusak. Pilih material dengan kwalitas bagus untuk lebih menjamin tidak terjadi hal yang serupa.

4. Banyak ventilasi
Jika baru akan mendesain rumah atau ingin merenofasi, cara ini dapat diaplikasikan pada desain rumah nantinya. Dengan banyak ventilasi dan penempatan yang sesuai akan sangat membantu untuk mengurangi kelembaban pada dinding rumah. Sinar matahari dan udara akan mudah masuk dengan mengusahakan setiap ruangan terdapat ventilasi udara. 

5. Kapur serap
Kapur serap memiliki fungsi untuk menyerap kandungan air di dalam ruangan dan dinding rumah. Cukup simpan kapur serap di ruangan yang lembab, maka kandungan air di dalam ruangan akan terserap. Kapur serap air harus diganti secara berkala, karena air yang diserap akan tersimpan di dalamnya.
Cara Mencegah Dinding Lembab
6. Gunakan Exhaust Fan
Jika tidak memungkinkan membuat ventilasi, gunakan Exhaust Fan, alat tersebut berfungsi mengalirkan udara dari dalam ke luar ruangan dan juga mengurangi kandungan air dalam ruangan. Membantu sirkulasi udara pada ruangan yang tidak memiliki cukup ventilasi. 
7. Gunakan Dehumidifier 
Selain itu juga terdapat alat lain yang dapat mencegah dinding rumah lembab. Dehumidifier berfungsi untuk mengubah udara lembap menjadi udara dingin yang juga berfungsi sebagai pengganti AC. 

8. Perawatan
Sebagus apapun material dan peralatan yang digunakan, jika tidak dibarengi dengan perawatan yang baik maka hasilnya tidak maksimal. Rawat dinding rumah dengan cara tidak mengotorinya, terutama noda dari sisa makanan atau minuman yang dapat memicu timbulnya jamur. Usahakan membersihkan dinding 1-2 bulan sekali dengan sapu dinding yang kering.

Itulah beberapa cara mencegah dan merawat dinding supaya tindak lembab. Dinding yang lembab biasanya akan muncul noda dengan warna yang tidak beraturan dan terkadang sampai mengelupas. Oleh karena itu sangat penting untuk selalu menjaga supaya dinding tidak lemba dengan cara-cara tersebut. 
loading...

0 comments:

Post a Comment