Saturday, 18 July 2015

Cara Mengetahui Cream Pemutih Wajah Berbahaya

 Cara Mengetahui Cream Pemutih Wajah Berbahaya
Wajah putih, halus dan sehat tentunya idaman semua orang khususnya perempuan. Berbagai macam cara rela ditempuh untuk mendapatkan kulit wajah dengan kondisi seperti itu. Mulai dari perawatan menggunakan bahan dan cara tradisional sampai dengan menggunakan produk cream pemutih di pasaran. Sebagian besar dan hampir semua perempuan menggunakan produk cream pemutih yang terdapat di pasaran dengan alasan lebih efisien dengan langsung mengaplikasikannya. Akan tetapi tidak semua cream tersebut aman jika digunakan pada wajah. Oleh karena itu sebelum memilih cream pemutih tersebut harus cermat dan berhati-hati dalam memilih, mengetahui kandungan apa saja yang terdapat di dalamnya, manfaat dan bahkan efek samping jika menggunakan cream tersebut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, berikut beberapa hal yang harus dilalukan dalam memilih cream pemutih.

Tanda-tanda Cream Pemutih Berbahaya

Saat memilih cream pemutih yang akan digunakan, usahakan selalu membaca dan mencermati kandungan yang terdapat di dalam cream tersebut. Jangan tergiur dengan pemutih yang dapat memberikan efek memutihkan yang relatif cepat. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pemutih tersebut mengandung bahan berbahaya. Salah satu kandungan yang berbahaya dan biasanya terdapat dalam cream pemutih yakni merkuri amida klorida, MgNH2CL2 dan merkurous klorida. Zat-zat tersebut memang dapat menjadikan kulit menjadi putih  dan cerah dengan cepat. Akan tetapi memberikan efek buruk jangka panjang seperti kanker kulit, gangguan ginjal, dan pencernaan. Oleh karena itu berikut ini beberapa tanda cream pemutih berbahaya yang dapat perhatikan saat memilih:

1. Warna cream yang mengkilap
Salah satu ciri cream pemutih wajah berbahaya adalah warnanya yang mengkilap. Warna tersebut ditimbulkan kerena kandungan zat pewarna berbahaya yang terdapat di dalamnya. Jika menemukan cream pemutih dengan warna putih mutiara dan kuning mengkilap, perlu dicurigai karena bisa jadi cream tersebut tidak aman. Selain itu jika dilihat dari kemasannya, cream tersebut terlihat aneh dan kurang familier.

2. Bau menyengat
Selain dilihat dari warna cream yang mengkilap, cream berbahaya juga memiliki bau yang sangat menyengat. Hal tersebut timbul karena kandungan logam yang dicampurkan pada cream pemutih tersebut. Untuk mengelabuhi konsumen dengan menghilangkan bau logam, produsen menambahkan parfum yang menyegat. Oleh karena itu jika menemukan cream pemutih dengan bau menyengat dan bau parfum, perlu menghindarinya.

3. Tekstur lengket dan tidak rata
Jika menemukan cream pemutih yang lengket saat dipegang dan tidak tercampur rata bisa jadi cream tersebut merupakan cream berbahanya. Tekstur cream yang lengket disebabkan oleh adanya campuran bedak yang terdapat pada cream tersebut, sehingga saat diaplikasikan pada wajah akan terasa kasar dan menggumpal. Selain lengket terkadang cream pemutih tersebut tidak rata, yakni bagian minyak muncul diantara campuran cream. 

4. Perih dan Panas
Pada saat penggunaan cream pemutih tersebut akan terasa perih dan sangat panas di kulit seperti sengatan api. Selain itu pada kondisi dan tipe kulit tertentu terkadang akan menimbulkan rasa gatal. Crem pemutih yang aman khususnya crem malam memang menimbulkan rasa panas, akan tetapi rasa panas tersebut cuma terasa hangat dan hal tersebut memang wajar. Biasanya terdapat aturan tersendiri jika menggunakan cream malam untuk mendapatkan hasil maksimal khususnya bagi pemula yang baru pertama kali menggunakan cream pemutih tersebut.  

5. Hasil warna pucat
Produk cream pemutih yang aman tentunya akan memberikan hasil putih berseri dan bukan putih pucat. Jika suatu ketika menggunakan cream berbahaya dan tidak menemukan tanda-tanda dan mengalami hal di atas, dapat mengetahui dengan hasil yang timbulkan oleh cream tersebut pada wajah. Jika hasil kulit putih pucat atau keabu-abuan seperti warna kertas dan tidak berseri, bisa jadi cream pemutih tersebut berbahaya.

6. Kulit memerah
Selain warna kulit yang putih pucat, kulit akan memerah jika terkena sinar matahari. Secara alami kulit memiliki perlindungan alami, sehingga tidak akan memerah berlebihan jika terkena sinar UV. Saat kulit memerah ketika terkena sinar UV, maka dapat dikatakan bahwa lapisan kulit telah rusak. 

7. Hasil cepat
Saat cream pemutih memberikan efek dan hasil yang terlalu cepat misalkan dalam hitungan minggu bahkan hari, hal tersebut perlu dicurigai. Saat perubahan pada kulit seperti pori-pori mengecil, kulit halus, putih, jerawat dan komedo hilang secara cepat, hal tersebut mengindikasi bahwa cream tersebut mengandung bahan berbahaya. Hasil tersebut terkadang tidak bertahan lama dan akan memberikan efek buruk pada wajah. Akan tetapi terdapat beberapa cream pemutih yang memberikan efek buruk dalam jangka panjang. 

8. Ketergantungan
Saat menghentikan penggunaan cream pemutih tersebut kulit akan menjadi kusam dan menghitam. Hal itu menunjukkan bahwa kulit wajah telah mengalami ketergantungan pada cream tersebut, sehingga jika tidak menggunakan cream wajah kembali pada kondisi semula bahkan lebih buruk. Semakin sering cream pemutih tersebut digunakan, racun yang terdapat pada cream akan terus menumpuk pada kulit yang kemudian merusak jaringan kulit.

9. Tidak terdapat Izin
Hal yang sangat penting dalam pemakian produk dan termasuk produk kecantikan yakni izin edar. Jika produk cream pemutih tersebut tidak memiliki izin edar maka tentu saja tidak aman untuk digunakan. Pastikan untuk memilih dan menggunakan produk telah terdaftar pada Lembaga Kesehatan atau BPOM sehingga memiliki izin edar. 

10. Kehalalan
Bagi yang beragama islam, halal merupakan pedoman dalam mengkonsumsi dan menggunakan suatu produk. Hal ini juga dapat dijadikan patokan dalam memilih cream pemutih untuk wajah. Jika produk tersebut telah memiliki sertifikat halal, maka kemungkinan besar telah menggunakan bahan yang aman dan tidak berbahaya bagi kulit.

Menggunakan bahan pemutih alami

Bagi yang telaten melakukan perawatan dengan bahan alami, tidak ada salahnya memanfaatkan bahan tersebut untuk memutihkan wajah. Dengan menggunakan bahan alami, akan membantu terhindar dari pengaruh buruk zat kimia yang terkandung dalam cream yang terdapat di pasaran. Banyak pilihan bahan alami dengan cara tradisional yang dapat digunakan untuk memutihkan wajah. Bahan alami yang sering digunakan untuk memutihkan wajah adalah bengkoang yang banyak mengandung B1 dan C. Oleh karena itu bengkoang banyak digunakan untuk bahan baku kosmetik untuh pemutih. Selain itu campuran jeruk nipis dan putih telur juga terbukti ampuh memutihkan kulit, menghilangkan komedo, bekas jerawat dan juga menghaluskan kulit. 

Itulah beberapa cara untuk mengetahui cream pemutih wajah yang berbahaya. Dengan mengetahui hal-hal tersebut, pastinya akan lebih membantu dalam memilih dan menentukan cream pemutih yang akan digunakan demi kecantikan dan kesehatan kulit wajah. Selain itu jika masih terdapat bahan alami untuk memutihkan kulit dan berkenan menggunakannya, tentu masih terdapat pilihan yang lebih aman dan tentunya tanpa efek samping. Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang memerlukan. 
loading...

0 comments:

Post a Comment