Monday, 2 May 2016

Cara Merias Pengantin Adat Jawa dengan Hijab

Merias pengantin merupakan suatu keahlian yang belum tentu dimiliki oleh semua orang. Hal tersebut dikarenakan merias pengantin sangat berbeda dengan melakukan riasan make up untuk sehari-hari. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki cirikhas dalam tampilan riasan pengantin tidak terkecuali di pulau jawa. Saat ini dengan banyaknya perempuan yang menggunakan hijab, riasan adat jawa juga dapat diaplikasikan dengan hijab. Hijab tidak akan mengurangi kesan sakral pada tampilan riasan dengan kreasi hijab yang sesuai. Berikut ini cara untuk merias pengantin adat jawa dengan hijab dan beberapa contoh tampilan riasan yang dapat dijadikan inspirasi.

Riasan Jawa dengan Hijab Panjang

Riasan pengantin adat jawa mempunyai cirikhas tersendiri yakni hiasan hitam yang terdapat pada bagian atas wajah. Riasan tersebut dapat dibuat dengan menggambar secara langsung dengan alat make up tertentu atau riasan yang telah jadi dengan cara menempel. Untuk mewujudkan riasan tersebut dengan menggunakan hijab merupakan hal yang tidak terlalu sulit. Seperti yang terlihat pada contoh tampilan riasan di bawah ini, hijab digunakan terlebih dahulu yang dibentuk seperti inner hijab. Selanjutnya riasan hitam khas jawa ditempelkan di bagian luar hijab. Untuk memberikan kesan menyatu dengan kulit, dapat memilih warna inner hijab yang senada dengan warna kulit. Selanjutnya riasan dipenuhi dengan berbagai macam aksesoris kepala yang biasa terdapat pada riasan khas jawa termasuk sanggul yang ditutupi dengan hijab panjang di bagian belakang. Hijab panjang berbentuk trawang dimanfaatkan sebagai penutup bagian belakang dengan fungsi utama sebagai hiasan pelengkan tampilan untuk menunjukkan bahwa pengantin menggunakan hijab. Pemilihan busana masih sangat sederhana yakni model kebaya lama dengan motif dan payet sedemikian rupa.
Make up yang paling menonjol dari riasan pengantin khas jawa selain riasan hitam yakni riasan mata dan alis. Bagian ujung mata ditarik garis keluar menjauhi ujung mata dan bentuk alis dengan ujung bercabang. 

Cara Merias Pengantin Adat Jawa dengan Hijab

Riasan Jawa dengan Kesan Modern Klasik

Memunculkan kesan modern pada tampilan riasan khas jawa dapat didukung dengan model busana yang digunakan. Konsep desain busana terbaru akan memberikan kesan yang berbeda seperti yang terlihat pada gambar tampilan busana berikut ini. Riasan khas jawa biasanya tidak menggunakan baju dengan cukup menggunakan bawahan kain batik atau jarik sampai bagian atas. Untuk model busana khas jawa dengan hijab ditambahkan atasan menggunakan model sedemikian rupa. Model yang simple dengan beberapa bordir pada bagian tepi busana. Hal tersebut dilakukan untuk menserasikan tampilan busana dengan hijab. Warna busana yang dipilih yakni warna emas yang diserasikan dengan warna jarik untuk memadukan kesan modern dan klasik. Untuk tampilan riasan di kepala, masih sama dengan riasan pengantin khas jawa pada umumnya yakni menggunakan riasan hitam dan dilengkapi aksesoris. 

Cara Merias Pengantin Adat Jawa dengan Hijab

Seperti pada contoh sebelumnya, tampilan riasan di bawah ini menggunakan busana yang sama. Perbedaanya yakni pada warna busana dan motif kain jarik atau batik yang digunakan. Warna busana lebih muda lebih pada warna krem dan kain jarik dengan perpaduan warna putih dan coklat. 
Kedua tampilan riasan make up menggunakan riasan natural yang tidak terlalu tebal sehingga memunculkan kesan natural. Meskipun tampilan make up natural tidak akan mengurangi kesan modern pada tampilan. 

Cara Merias Pengantin Adat Jawa dengan Hijab

Riasan Jawa dengan Busana Berbeda

Memilih riasan pengantin dengan adat jawa tidak harus menggunakan busana warna hitam seperti pada umumnya. Warna lain seperti pada contoh tampilan di bawah ini menggunakan warna biru dengan borbir dan payet sedemikian rupa. Meskipun berbeda dengan warna busana pada umumnya, akan tetapi tampilan riasan secara keseluruhan tidak mengurangi kesan modis dan cantik. Hijab yang digunakan cukup inner hijab sebagai penutup rambut dan leher lalu mengaplikasikan riasan dan aksesoris khas jawa. Tidak perlu menambahkan kreasi hijab apapun sehingga tampilan lebih simple. 

Cara Merias Pengantin Adat Jawa dengan Hijab

Cara Merias Pengantin Jawa dengan Hijab

1. Pertama wajah dibersihkan lalu mengusap wajah dengan air dingin supaya make up lebih menempel sempurna.

2. Setelah itu menggunakan foundation yang disesuaikan dengan warna dan tipe kulit dengan teknik menepuk-nepuk untuk menutupi kekurangan pada wajah. Foundation dapat diaplikasikan pada wajah beberapa kali tergantung dengan kondisi kulit dan hasil yang diinginkan. Penggunaan concealer juga dapat dilakukan untuk menutupi beberapa kekurangan pada wajah.

3. Untuk menyempurnakan tampilan warna wajah lebih merata, dapat memakai bedak tabur dan padat. 

4. Langkah selanjutnya yakni merias bagian alis mata sesuai dengan karakter riasan adat jawa. Bentuk alis yang memiliki cabang dan bagian ujung mata yang ditatik ke arah luar. Sebelum menggunakan eyeliner biasanya menggunakan eyeshadow terlebih dahulu dan biasanya disesuaikan dengan tipe riasan, baik itu natural atau glamour. Selain itu warna eyehshadow juga dapat disesuaikan dengan warna busana yang digunakan. 

5. Penggunaan blush on dapat disesuaikan dengan bentuk wajah untuk menghasilkan tampilan riasan yang sempurna. Arah shading sangat menentukan hasil akhir tampilan riasan. Oleh karena itu mengetahui bentuk dan karakter wajah sangat penting sebelum melakukan make up. 

6. Sebagai pelengkap make up, menggunakan lipstik sangat dianjurkan untuk mempercantik bagian bibir. Bentuk bibir dapat dibentuk dengan makeup yakni dengan menutupi sebagian bentuk bibir dengan foundation lalu membentuk bibir dengan pencil bibir dan disempurnakan dengan lipstik. 

7. Untuk tampil dengan hijab dapat menggunakan inner hijab terlebih dahulu. Dapat menggunakan inner hijab dengan kreasi sendiri maupun inner hijab instan untuk menutupi bagian kepala dan leher.

8. Hal paling utama dalam tampilan riasan pengantin adat jawa yakni riasan hitam yang terdapat pada bagian atas. Riasan hitam dapat digambar secara manual atau jika menggunakan hijab dapat menggunakan riasan atau bentuk jadi dengan cara menempel di atas inner hijab menggunakan perekat khusus yang aman untuk kulit. 

9. Terakhir yakni menambahkan berbagai macam hiasan dan aksesoris kepala yang dikreasikan sesuai dengan tampilan pengantin adat jawa.

10. Jika ingin menambahkan hijab lain dapat memilih hijab dengan tekstur terawang di bagian belakang hijab dan dijulurkan ke bawah. 

Itulah beberapa contoh tampilan riasan pengantin adat jawa dengan hijab serta cara meriasnya. Dalam merias pengantin yang terpenting yakni keterampilan dalam mengaplikasikan make up dan kepekaan dalam mengetahui karakter wajah dalam menentukan riasan. Hal tersebut dikarenakan masing-masing wajah memiliki jenis, tipe dan bentuk yang berbeda. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba.
loading...

0 comments:

Post a Comment