Monday, 9 May 2016

Tutorial Make Up Pengantin Adat Jawa untuk Pemula

Masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri khas dalam tampilan busana dan make up yang digunakan saat pernikahan. Salah satu riasan make up yang memiliki ciri khas yakni riasan make up pengantin adat jawa, dengan riasan hitam di dahi yang menjadi ciri utama dalam riasan. Untuk merias pengantin tentu diperlukan keahlian dan tidak semua orang dapat melakukannya karena membutuhkan teknik-teknik tertentu dalam mengaplikasikan make up pada wajah. Bagi para pemula tentunya belum banyak mengetahui tentang teknik dalam merias wajah pengantin dengan menggunakan riasan adat jawa. Oleh karena itu berikut ini tutorial make up pengantin adat jawa yang dapat diaplikasikan khususnya bagi para pemula.

Tutorial Make up Pengantin Jawa

Tutorial Make Up Pengantin Adat Jawa untuk Pemula

1. Mengetahui bentuk dan karakter wajah
Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menentukan tipe riasan yang akan diaplikasikan pada wajah yakni harus mengetahui bentuk dan karakter wajah calon pengantin. Mengetahui bentuk dan karakter wajah sangat penting dan berguna untuk proses selanjutnya. Jika tidak mengetahui bentuk dan karakter wajah calon pengantin, maka hasil riasan tidak akan maksimal dan tampilan wajah menjadi lebih aneh dari sebelumnya. Bentuk dan karakter wajah masing-masing calon pengantin pastinya berbeda, berbentuk oval, bulat, kotak, lonjong dengan bentuk mata, hidung, bibir, pipi yang berbeda pula. 

2. Menyesuaikan jenis make up
Jenis make up yang akan digunakan harus disesuaikan dengan jenis kulit calon pengantin. Kulit wajah memiliki jenis yang berbeda-beda mulai dari normal, berminyak, kering, sampai berjerawat. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan hasil riasan yang sempurna dan tidak meninggalkan efek buruk setelah menggunakan make up. Pemilihan make up yang baik adalah make up yang telah memiliki standar dan terbukti aman untuk digunakan. Make up yang digunakan tentunya make up yang masih dalam masa pemakaian atau belum kedaluarsa. 

3. Menentukan tampilan
Tampilan make up adat jawa saat ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin. Saat ini hijab telah menjadi salah satu item fashion yang banyak digunakan perempuan. Oleh karena itu saat pernikahan menggunakan adat jawa sebagai tema riasan tentunya ingin menggunakan hijab. Jika riasan make up adat jawa tanpa menggunakan hijab, cukup dengan merias seperti biasanya. Akan tetapi jika menggunakan hijab perlu penyesuaian antara riasan dengan hijab yang digunakan. 

4. Mendesain riasan 
Setelah menentukan tampilan riasan langkah selanjutnya yakni mendesain riasan yang akan diaplikasikan pada wajah celon pengantin. Mendesain riasan termasuk menentukan warna foundation dan bedak, warna eyeshadow, warna lipstik, eyeliner, blush on dan alat make up yang lainnya untuk menghasilkan warna riasan yang sesuai.

4. Proses merias
Langkah yang paling utama serta memerlukan kejelihan dan hati-hati adalah saat mengaplikasikan make up pada wajah. Untuk melakukan pengaplikasian make up yang tepat pada wajah yakni dapat melakukan langkah-langkah berikut ini.

- Membersihkan wajah
Sebelum mengaplikasikan make up pada wajah, wajah harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran dan akan mempengaruhi proses merias dan hasil riasan. Membersihkan wajah harus menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit. Dalam adat jawa tertentu dilakukan pembersihan wajah dengan menggunakan ramuan khusus.

- Membasuhkan air dingin
Air dingin berguna untuk melembabkan wajah dan memperkecil pori-pori besar sehingga make up akan lebih bertahan lama. Caranya cukup dengan meratakan kain pada seluruh wajah dan leher yang telah dicelupkan air dingin sebelumnya. 

- Mengaplikasikan foundation
Setelah membasuh wajah dengan air dingin dan telah cukup kering, saatnya mengaplikasikan foundation secara merata pada wajah dan leher. Foundation merupakan tahapan yang penting karena merupakan dasar dari item make up lainnya. Tebal dan tipisnya foundation dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Foundation dapat digunakan dengan bantuan kuas, spons, atau menggunakan jari tangan secara langsung. Untuk mendapatkan ketebalan yang sama dan hasil tidak belang dapat mengaplikasikan foundation pada titik-titik tertentu lalu diratakan pada seluruh wajah. Selain menggunakan foundation, pada beberapa bagian tertentu dapat menggunakan concealer seperti bagian bawah mata bagi calon pengantin yang memiliki mata panda.

- Menggunakan bedak
Selanjutnya untuk menyempurnakan tampilan kulit wajah dapat menggunakan bedak tabur maupun bedak padat. Pada beberapa riasan pengantin, perias menggunakan bedak tabur setelah foundation dengan cara menepuk-nepuk supaya menyatu dengan foundation lalu disempurnakan dengan bedak padat. Tekankan pada titi-titik tertentu pada wajah yang memiliki kekurangan seperti noda hitam atau bekas jerawat.

- Riasan hitam pada dahi
Cirikhas make up adat jawa yakni riasan hitam pada dahi pengantin perempuan. Pengaplikasian riasan hitam pada dahi dapat dilakukan setelah menggunakan foundation dan bedak. Riasan hitam dapat digambar menggunakan tinta khusus yang aman untuk kulit wajah atau menempel riasan yang telah jadi. Untuk mendapatkan kesan lebih natural lebih baik menggunakan tinta dan menggambar secara langsung pada dahi. Untuk menyempurnakan tampilan riasan hitam pada dahi dapat menambahkan warna emas di bagian tepi. 

Tutorial Make Up Pengantin Adat Jawa untuk Pemula

- Riasan mata
Untuk mempercantik mata dengan make up adat jawa dapat menggunakan item make up eyeliner, maskara, bulu mata, pensil alis, dan eyeshadow. Riasan mata yang pertama dimulai dari penggunaan eyeshadow yang telah disesuaikan warnanya, biasanya menggunakan lebih dari satu warna untuk menghasilkan gradasi warna yang sesuai. Setelah menggunakan eyeshadow pemasangan bulu mata perlu dilakukan untuk memberikan tampilan bulu mata yang lentik dengan lem khusus dan pelentik bulu mata serta maskara. Selanjutnya dapat merias mata dengan eyeliner untuk mempertegas bentuk mata. Ciri khas dari riasan adat jawa pada riasan mata yakni goresan eyeliner yang menjulur keluar ke arah atas. Langkah terakhir yakni menyempurnakan bentuk alis dengan pencil alis dan maskara supaya hasilnya lebih natural. 

- Riasan pipi
Kesan merona pada pipi dapat dimunculkan dengan penggunaan blush on. Penggunaan blush on harus disesuaikan dengan bentuk wajah calon pengantin, yakni menentukan arah shading yang tepat untuk hasil maksimal. Blush on sangat bermanfaat sebagai perona pipi dan akan memunculkan kesan tersendiri bagi yang melihat. 

- Riasan bibir
Bagian wajah terakhir yang perlu dirias yakni bibir dengan menggunakan lipstik atau menyempurnakan dengan item make up lain untuk bibir seperti pensil bibir. Jika calon pengantin kurang memiliki bentuk bibir yang indah dapat menggambar pola terlebih dahulu dengan pensil bibir. Sebelumnya bagian pinggir bibir telah ditutupi dengan foundation. Menggambar pola bentuk bibir harus berhati-hati dengan mengikuti bentuk bagian luar bibir asli. Setelah pola bibir tergambar, tampilan bibir dapat disempurnakan dengan lipstik. 

Itulah tutorial make up pengantin dengan adat jawa yang dapat diaplikasikan khususnya bagi para pemula dan baru mengenal make up dan rias. Untuk menghasilkan tampilan yang sesuai antara kedua calon pengantin, tidak disarankan untuk merias pengantin laki-laki secara berlebihan. Lebih baik tidak mengaplikasikan make up pada celon pengantin laki-laki karena akan menghasilkan tampilan yang kurang sesuai. Semoga dapat bermanfaat dan selamat mencoba khsusnya bagi pemula.  
loading...

0 comments:

Post a Comment