Thursday, 8 September 2016

Gejala Menopause dan 10 Cara Pencegahannya

Menopause merupakan salah satu tahapan yang pasti dialami oleh setiap perempuan. Tahapan dimana mengacu pada tanggal menstruasi terakhir, yakni seorang perempuan tidak lagi mengalami masa menstruasi. Terdapat beberapa tanda atau gejala terjadinya menopuse pada seorang perempuan dan biasa terjadi pada usia 40 tahun ke atas dengan gejala yang berbeda. Gejala menopause memang biasa terjadi pada usia yang telah disebutkan. Akan tetapi gejala menopouse juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda atau biasa disebut dengan menopouse dini. Hal ini biasa disebabkan oleh faktor genetik, akibat kebiasaan merokok, dan juga penyakit autoimun. Oleh karena itu, pencegahan menopause dini dapat diatasi dengan mengetahui gejala menopause dan pencegahannya menggunakan cara berikut ini.

Gejala Menopause dan 10 Cara Pencegahannya

Gejala-gejala Menopause

1. Menstruasi tidak teratur 
Salah satu gejala menopause yang mudah diketahui yakni jadwal menstruasi yang tidak teratur. Mentruasi tidak terjadi setiap bulan dan dapat terjadi 3 bulan sekali atau lebih. Hal tersebut terjadi karena penurunan produksi hormon yang mengatur menstrusai. Oleh karena itu jika mengalami menstruasi yang tidak teratur atau darah saat menstruasi sangat sedikit, hal tersebut dapat dikatakan sebagai gejala menopause.

2. Vagina kering
Penurunan produksi hormon pada wanita menyebabkan vagina kering yang dapat dirasakan. Keputihan yang merupakan tanda masa subur dan biasa terjadi sebelum atau sesudah menstruasi tidak akan terjadi lagi. Hal tersebut yang mengakibatkan vagina menjadi kering dan dapat mengakibatkan infeksi pada saluran kemih. 

3. Gairah seksual menurun
Jika perempuan telah memasuki usia tertentu misalkan 40 tahun, akan mengalami penurunan gairah seksual. Hal ini juga disebabkan oleh penurunan produksi hormon yang sama seperti hormon pengatur menstruasi.

4. Sakit kepala dan penipisan rambut
Jika sering merasa sakit kepala atau pusing, hal ini juga merupakan tanda-tanda gejala menapause. Sakit kepala disebabkan oleh berkurangnya produksi hormon sehingga keseimbangan metabolisme terganggu dan menyebabkan sakit kepala. Selain itu, penipisan rambut juga terjadi karena rontok secara berlebihan.

5. Kulit kering
Saat memasuki masa menopause, tekstur kulit akan lebih kering karena kelembaban alami berkurang. Kulit kering lebih sering terjadi pada wanita yang tidak atau jarang melakukan perawatan pada kulit mereka. Elastisitas kulit berkurang sehingga kulit tampak kering dan kasar. Oleh karena itu perawatan kulit sangat penting dilakukan mulai usia muda supaya tetap lembab dan elastis meskipun memasuki usia menopause.

6. Gangguan tidur dan emosi tidak stabil
Saat perempuan sering mengalami gangguan tidur seperti susah tidur atau terbangun pada malam hari,hal tersebut merupakan salah satu gejala menopause. Pada sebagian perempuan, penyebab susah tidur yakni jumlah keringat yang berlebih saat malam hari. Selain itu, emosi yang tidak stabil juga dialami saat memasuki masa menopause. Oleh karena itu pengendalian emosi sejak dini sangat penting untuk melatih pengotrolan emosi. 

7. Badan terasa sakit 
Sering mengalami rasa nyeri khususnya pada pinggang dan panggul merupakan salah satu tanda atau kgejala menopause dini yang perlu diperhatikan. Selain itu, sering merasa kehausan atau ngos-ngosan ketika melakukan aktifitas yang tidak terlalu berat. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya berolahraga secara rutin. 

Cara Mencegah Menopause Dini

1. Mengatur waktu tidur
Tidur merupakan aktivitas yang terbaik untuk beristirahat. Tidak hanya menghistirahatkan tubuh secara fisik, akan tetapi juga fikiran. Tubuh dan otak sangat penting untuk diistirahatkan setelah melakukan rutinitas. Pola tidur yang baik untuk orang dewasa yakni 6 sampai 7 jam setiap hari. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencegah menopause dini yakni dengan mengatur waktu tidur. Tidur yang berkwalitas yakni tidur dengan waktu yang cukup dan menyisihkan sementara urusan pekerjaan. Jika tidur dilakukan dengan benar, maka hal ini akan membantu mencegah terjadinya menopause dini.

2. Berolahraga teratur
Salah satu cara mudah untuk mencegah terjadinya menopause dini yakni berolahraga secara rutin dan teratur. Olahraga dapat melatih otot-otot untuk bekerja lebih baik serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Selain itu, olahraga juga dapat memaksimalkan kerja organ-organ penting dalam tubuh seperti jantung, paru-paru, dan lainnya sehingga tubuh lebih sehat. Jika tubuh sehat secara keseluruhan, maka menopause dini akan sulit terjadi. 

3. Menghindari makanan pedas
Jika seseorang telah terkena salah satu gejala menopause, dapat menghindari makanan pedas. Makanan pedas akan mendorong cepat terjadinya menopause dini. Oleh karena itu, makanan pedas tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan baik jumlah maupun jangka waktu. Selain makanan pedas, saat muncul gejala menopause seseorang disarankan sering menggunakan pakaian tebal atau hangat. Pakaia hangat akan membantu menstabilkan suhu tubuh yang cenderung tidak normal.

4. Tidak meminum alkohol
Alkohol juga merupakan salah satu bahan konsumsi yang dapat mempercepat terjadinya menapouse dini. Minuman beralkohol mengandung senyawa yang memberikan dampak kurang baik bagi kondisi tubuh, apalagi jika dikonsumsi secara berlebih. Berbagai macam dampak kurang baik dapat ditimbulkan karena mengkonsumsi alkohol seperti pusing, organ dalam, bahkan kulit. 

5. Mengkonsumsi kedelai
Saat menginjak usia 40 tahun ke atas, wanita mulai berhenti atau bahkan tidak memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Hormon estrogen dan progesteron merupakan hormon pengatur kesuburan. Oleh karena itu untuk menghindari terjadi menopause dini, disarankan mengkonsumsi kedelai secara rutin. Hal tersebut dikarenakan kedelai mengandung estrogen alami yang dapat membantu mencukupi kebutuhan hormon tersebut. Kedelai dapat dikonsumsi dalam bentuk susu atau secara langsung akan tetapi tidak digoreng. 

6. Mengkonsumsi royal jelly dan madu
Makanan yang baik untuk mencegah terjadinya menopause dini yakni royal jelly dan madu. Royal jelly mengandung berbagai macam manfaat untuk kesehatan dan kecantikan karena dapat menghambat penuaan. Bahan ini dimanfaatkan dalam pembuatan makanan sehat atau obat. Madu mengandung protein, asam lemak esensial, asam amino, vitamin B komplek, enzim dan mineral. Kedua bahan makanan tersebut dapat dikonsumsi secara teratur dalam jumlah cukup. 

7. Mengkonsumsi daun kemangi
Daun kemangi mengandung senyawa yang dapat merangsang produksi hormon androgen dan estrogen. Kedua hormon tersebut sangat penting dalam mengatur kesuburan sehingga masih tetap dapat terjadi menstruasi. Selain itu di dalam daun kemangi juga terdapat senyawa boron, anetol, dan stigmaasterol yang merangasang pembentukan sel telur dan zat triptofan yang dapat menunda terjadinya menopause. Daun kemangi dapat dikonsumsi secara langsung atau sebagai teman makan. 

8. Mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen
Fitostrogen merupakan hormon yang sangat penting dalam mengatur kesuburan. Oleh karena itu sangat penting tubuh tetap memproduksi hormon tersebut. Menginjak usia 40 tahun, tubuh memang tidak memproduksi hormon dalam jumlah sama seperti pada usia sebelumnya. Oleh karena itu, dapat dibantu dengan mengkonsumsi makanan seperti pepaya, bengkoang, teh hijau, kedelai, gandum, wijen, kuaci dan kacang tunggak. 

9. Menghindari makanan instan dan cepat saji
Makan instan dan makanan cepat saji merupakan makanan yang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Banyak dampak kesehatan dan kecantikan yang ditimbulkan dari makanan tersebut. Sebagian besar makanan instan dan cepat saji mengandung bahan pengawet yang dapat berpengaruh pada kondisi tubuh secara keseluruhan. Sebagian kasus terjadinya menopause dini diakibatkan sering mengkonsumsi makanan instan dan cepat saji secara berlebih dan tidak diimbangi dengan olahraga. Oleh karena itu jika ingin mencegah terjadinya menopause dini, sangat penting untk menghindari makanan instan dan cepat saji. 

10. Mengurangi kafein
Kefein yang sangat identik dengan kopi merupakan bahan konsumsi yang juga sangat popular di masyarakat. Bagi penikmat kopi, setiap pagi pasti mengkonsumsinya dengan alasan tertentu seperti sebagai penggugah semangat. Akan tetapi dibalik itu, kafein juga dapat memberikan dampak tidak baik pada kondisi tubuh jika dikonsumsi secara berlebih seperti terjadinya menopause dini. Supaya tidak terjadi menapouse dini, dapat mengurangi konsumsi kafein.

Itulah beberapa gejala munculnya menopause yang sangat penting untuk diketahui dan cara pencegahannya. Cara-cara pencegahan tersebut harus dilakukan supaya terhindar dari menopause dini. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan selamat mencoba cara pencegahannya. 
loading...

0 comments:

Post a Comment