Sunday, 4 September 2016

Tutorial Make Up Natural untuk Kulit Sawo Matang

Salah satu jenis warna kulit yang banyak dimiliki perempuan khususnya di Indonesia adalah sawo matang. Warna kulit yang tergolong tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam. Untuk mengaplikasikan make up pada kulit sawo matang tidak dapat disamakan dengan warna kulit putih atau hitam. Pemilihan make up seperti foundation, eyeshadow, dan lipstik khususnya harus disesuaikan untuk mendapatkan tampilan yang natural. Untuk mendapatkan hasil tampilan make up yang natural pada kulit sawo matang diperlukan beberapa trik dalam mengaplikasikan make up. Oleh karena itu, berikut ini tutorial make up natural yang dapat diaplikasikan pada warna kulit sawo matang.

Tutorial Make Up Natural untuk Kulit Sawo Matang

1. Membersihkan wajah
Hal pertama kali yang harus dilakukan sebelum mengaplikasikan make up yakni membersihkan wajah. Wajah harus bersih dari berbagai kotoran dan sel kulit mati sehingga make up mudah menempel pada kulit. Selain itu, membersihkan kulit wajah juga dapat melembabkan kulit khususnya untuk kulit kering. Membersihkan wajah yang benar yakni dengan mendiamkan sejenak sabun yang telah menjadi busa dan menempel pada wajah. Setelah itu kemudian dibilas menggunakan air bersih tanpa dikeringkan dengan handuk supaya air dapat meresap ke dalam kulit.

2. Menggunakan es batu
Untuk make up dalam acara tertentu, pengguna dapat menggunakan es batu pada wajah setelah membersihkan. Caranya dengan mengoleskan es batu secara merata pada wajah atau membasuh dengan air dingin. Manfaat dari es batu atau air dingin yakni menjadikan make up lebih tahan lama karena manempel sempurna pada kulit. Akan tetapi jika tidak dalam acara tertentu, seperti tampilan sehari-hari dapat menggunakan make up tanpa es batu atau air dingin. 

3. Menggunakan serum dan sunblock
Jika tampilan make up natural digunakan untuk sehari-hari, sangat perlu menggunakan serum dan sunblock sebagai perawatan. Serum sangat bermanfaat untuk kulit wajah sesuai dengan jenis serum yang digunakan. Sedangkan sunblock bermanfaat untuk melindungi kulit wajah dari bahaya sinar matahari. Serum digunakan setelah mencuci dan penggunaan es batu, setelah itu menggunakan sunblock secara merata pada wajah. 

4. Mengaplikasikan foundation dan bedak
Foundation merupakan item make up yang penting saat bermake up. Fungsi dari foundation yakni meratakan warna kulit, menutupi noda hitam, dan sebagai alas item make up yang lain. Pemilihan warna foundation untuk warna kulit sawo matang yakni satu tingkat lebih cerah atau sama. Hal tersebut dilakukan untuk mengahasilkan warna natural pada make up. Jika menggunakan foundation dengan warna yang terlalu cerah, maka tampilan wajah akan seperti menggunakan topeng. Untuk tampilan make up sehari-hari hanya cukup dengan meratakan foundation ke seluruh wajah menggunakan jari tangan atau spons basah. 
Untuk tampilan make up moment tertentu, dapat menggunakan teknik shading saat penggunaa foundation. Menggunakan warna bronzer pada dahi, hidung, tulang pipi dan dagu. Selanjutnya menggunakan warna foundation yang lebih cerah pada bagian lain. Tampilan make up natural dapat ditentukan dari pemakaian foundation. Oleh karena itu foundation harus digunakan secara tipis jika ingin mendapatkan hasil natural. Untuk mendapatkan hasil maksimal, dapat menambahkan lebih banyak foundation pada titik-titik tertentu seperti flek hitam atau bekas luka.
Setelah menggunakan foundation, bedak diaplikasikan untuk menyempurnakan tampilan. Pemilihan bedak padat atau tabur dapat disesuaikan dengan kondisi dan jenis kulit. Jika tergolong kulit sensitif atau berjerawat, lebih baik menggunakan bedak tabur. Cara yang tepat untuk menggunakan bedak yakni dengan cara menepuk-nepukkan pada kulit wajah supaya bedak menempel sempurna. 

5. Eyeshadow 
Langkah selanjutnya yakni merias kelopak mata dengan eyeshadow. Pemilihan warna eyeshadow yang tepat untuk kulit sawo matang yakni warna kecoklatan, bronze kemerahan, almond, dan juga emas. Penggunaan warna-warna tersebut dapat disesuaikan dengan moment atau acara yang akan dihadiri. Untuk mendapatkan tampilan make up natural, eyeshadow dapat digunakan secara tipis dengan teknik gradasi. Menggunakan warna gelap dari pangkal dan cenderung cerah saat mendekati ujung. 

6. Eyeliner dan alis
Pemilihan warna eyeliner dan alis yang tepat untuk kulit sawo matang yakni hitam atau coklat. Hitam dan coklat merupakan warna yang tepat saat dipadukan dengan kulit sawo matang. Saat membuat atau mempercantik bentuk alis, harus menggunakan 2 warna pencil tersebut secara selang-seling supaya mendapatkan tampilan yang natural. Selain itu, untuk menyempurnakan tampilan alis dapat merapikan dan meratakan warna alis dengan maskara dengan cara menyapukan tanpa tekanan. 

7. Blush on 
Warna blush on yang tapat untuk kulit sawo matang yakni peach atau keunguan dan coklat emas. Untuk mendapatkan hasil natural pada tampilan make up, blush on hanya perlu digunakan secara tipis. Blush on dapat diaplikasikan dari tulang rahang lalu ke pipi dengan arah ke dalam. 

8. Lipstik 
Bibir merupakan bagian wajah yang terakhir untuk dipercantik dengan make up. Lipstik merupakan item make up yang banyak digunakan untuk merias bibir. Untuk memilih warna lipstik yang sesuai dengan kulit sawong matang, pengguna dapat memilih warna kopi, coklat, berry, dan emas. Warna-warna tersebut merupakan warna yang sesuai dengan kulit sawong matang sehingga menghasilkan tampilan yang natural. Pengguna dapat menggambar terlebih dahulu bentuk bibir dengan pensil bibir. Setelah itu dapat menyempurnakan bentuk bibir dengan lisptik. 

Itulah tutorial dalam menggunakan make up untuk kulit sawo matang dengan beberapa langkah mudah dan hasil natural. Mengetahui warna kulit memang sangat penting sebelum menentukan warna make up yang akan digunakan khususnya untuk tampilan sehari-hari. Warna make up yang dipilih akan sangat mempengaruhi hasil tampilan make up. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan informasi dan selamat mencoba. 
loading...

0 comments:

Post a Comment