Tuesday, 11 October 2016

Macam Eyeliner dan Cara Penggunaannya yang Benar

Make up merupakan salah satu kebutuhan utama bagi sebagian besar perempuan khususnya mereka yang aktif atau berkarir. Berbagai macam item make up diaplikasikan pada wajah untuk menjadikan tampilan wajah lebih menarik. Mulai dari foundation, bedak, lipstik, sampai riasan untuk mata termasuk eyeliner. Tidak semua perempuan dapat mengaplikasikan eyeliner dengan hasil yang sempurna. Hal tersebut dikarenakan perbedaan macam atau jenis eyeliner, kemampuan dan pengetahuan dalam mengaplikasikan eyeliner itu sendiri. Terdapat berbagai macam eyeliner yang dapat ditemukan di pasaran. Oleh karena itu setiap perempuan selayaknya mengetahui macam-macam dari eyeliner tersebut sehingga faham dengan cara penggunaanya. Berikut ini beberapa macam eyeliner yang dapat digunakan untuk merias mata dan cara pengguannya masing-masing.

Macam Eyeliner dan Cara Penggunaannya yang Benar

1. Eyeliner pensil
Salah satu jenis eyeliner yang paling dikenal oleh masyarakat. Bentuknya yang sangat simple seperti halnya pencil untuk menulis. Eyeliner pensil terdiri dari berbagai macam, ada yang memiliki tekstur yang lunak sehingga dapat menggores garis pada mata yang tebal. Eyeliner pensil yang keras biasa dapat membentuk garis tipis serta tahan lama. 
Kelebihan: Kelebihan dari eyeliner pensil yakni sangat mudah digunakan khususnya bagi para pemula yang baru belajar menggunakan eyeliner. Selain itu, jika terjadi kesalahan sangat mudah dikoreksi dengan tisu atau kapas. 
Kekurangan: Eyeliner pensil tidak dapat tahan lama, apalagi seharian penuh. Jika penggunan saat pagi hari, tengah hari akan hilang. Oleh karena itu sangat perlu melakukan pengecekan atau penambahan goresan.
Cara penggunaan: Cara menggunakan eyeliner pensil yang benar yakni dengan meraut eyeliner dengan ujung yang tidak terlalu tajam atau tumpul. Rautan yang sesuai yakni dengan ukuran yang pas sehingga mudah saat digoreskan. Selain untuk memperoleh bentuk yang sesuai, meraut juga bertujuan untuk menghilangkan bakteri yang menempel pada eyeliner akibat penggunaan sebelumnya. Saat penggunaan, eyeliner digoreskan mulai dari panggal mata dengan mengikuti garis batas mata menuju ke ujung luar mata. Jika dirasa kurang tebal, dapat menambah goresan sesuai yang diinginkan. 

2. Eyeliner cair atau liquid
Merupakan jenis eyeliner yang juga banyak digunakan perempuan khususnya yang telah mahir dalam menggoreskan eyeliner. Eyeliner liquid atau cair dilengkapi dengan aplikator yang memiliki ujung seperti pensil sehingga mudah membentuk goresan pada mata. 
Kelebihan: Memiliki hasil lebih tahan lama saat digunakan jika dibanding dengan eyeliner pensil. Selain itu, hasil goresan dari eyeliner jenis ini yakni lebih mengkilap sehingga terlihat sangat tajam. Untuk perempuan yang memiliki mata sipit sangat cocok menggunakan eyeliner jenis ini untuk lebih mempertajam bentuk mata.
Kekurangan: Penggunaan eyeliner jenis ini harus memiliki keterampilan atau telah terbiasa menggunakan eyeliner. Jika tidak, akan terjadi kesalahan saat penggoresan sehingga riasan akan menjadi berantakan. Saat terjadi kesalahan akan sulit memperbaikinya.
Cara penggunaan: Diperlukan latihan sebelumnya untuk menggunakan eyeliner jenis cair atau liquid supaya mendapatkan hasil goresan yang pas. Goresan dimulai dari pangkal mata sampai ke ujung mata dengan ujung meruncing sedikit ke atas. Untuk mendapatkan hasil maksimal, dapat menggores bagian tepi garis kemudian bagian dalam. Jika terjadi kesalahan, dapat memanfaatkan kapas dengan cepat sebelum eyeliner kering.

3. Eyeliner liquid pensil
Memiliki bentuk yang serupa dengan eyeliner liquid atau cair, hanya saja kemasannya seperti pensil atau spidol. Pengguna eyeliner jenis ini tidak perlu mencelupkan aplikator pada wadah karena bentuknya menyerupai pensil. Eyeliner jenis ini dapat dikatakan tidak memiliki kekurangan karena cara penggunaannya yang sangat mudah dengan hasil goresan yang maksimal dan tahan lama.
Cara penggunaan: Seperti halnya penggunaan eyeliner pensil, cukup dengan menarik garis mulai dari pangkal menuju ujung luar mata yang lancip. Hasil tampilan dari eyeliner liquid pensil yakni lebih lembut, tajam dan tahan lama.

4. Eyeliner spidol atau pen liner
Seperti halnya namanya, eyeliner spidol memiliki bentuk seperti spidol atau pen dengan ujung yang lancip. Sangat mudah untuk digunakan yakni cukup dengan menggores seperti menggunakan eyeliner pensil. Hasil yang didapatkan sangat maksimal tanpa terdapat kekurangan jika teknik menggoresnya benar dan tepat. Jenis eyeliner ini, harganya tergolong lebih mahal dibanding dengan eyeliner pensil atau liquid. 

5. Eyeliner gel
Secara umum eyeliner jenis gel memiliki formula yang sama dengan eyeliner cair, akan tetapi lebih kental. Memiliki kemasan yang bermacam-macam, akan tetapi yang paling sering yakni terdapat tempat dan aplikatornya seperti eyeliner cair. 
Kelebihan: Memiliki tekstur yang lebih kental sehingga sangat mudah digunakan dan cepat kering jika dibanding dengan eyeliner cair. Selain itu, hasilnya lebih tahan lama meskipun terkena air sekalipun. 
Kekurangan: Kekurangan dari eyeliner jenis gel yakni aplikatornya cepat kering. Hal tersebut dikarenakan aplikator tidak menjadi satu dengan gel. Oleh karena itu perlu disimpan ditampat yang tertutup dan bersih supaya tidak mudah terkena kotoran atau bakteri. 
Cara penggunaan: untuk menggunakan eyeliner gel, pengguna perlu menyelupkan aplikatornya pada gel yang terdapat dalam wadah. Setelah itu dapat menggoreskan pada mata mulai dari pangkal hingga ke ujung mata dengan hati-hati. 

6. Eyeliner ceke
Eyeliner yang tidak banyak digunakan oleh kalangan umum karena cara penggunaanya tergolong sulit. Oleh karena itu, yang menggunakan hanya make up professional untuk merias acara-acara tertentu. Saat akan menggunakan eyeliner jenis cake, pengguna perlu membasahi terlebih dahulu karena teksturnya lebih padat. Terdapat berbagai macam warna untuk eyeliner jenis cake, sehingga dapat bereksplorasi dalam berbagai tampilan dan gaya.
Macam Eyeliner dan Cara Penggunaannya yang Benar

7. Eyeliner retractable
Mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan eyeliner pensil, akan tetapi cukup dengan memutar untuk mengeluarkan isinya. Eyeliner jenis ini sangat mudah digunakan sehingga cocok untuk pemula. 
Kelebihan: Sangat mudah digunakan khususnya bagi pemula karena bentuknya yang menyerupai pensil dengan hanya menggoreskan. 
Kekurangan: Mempunyai bentuk ujung yang tumpul sehingga tidak dapat membentuk ujung yang lancip. Hanya dapat membuat goresan hanya pada bagian tertentu.
Macam Eyeliner dan Cara Penggunaannya yang Benar

Itulah beberapa macam eyeliner dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing serta cara penggunaanya yang benar. Masing-masing perempuan berhak memilih macam eyeliner sesuai dengan yang dikehendaki. Sangat disarankan untuk menggunakan eyeliner pensil bagi pemula. Akan tetapi jika menginginkan hasil maksimal dapat memilih jenis eyeliner spidol. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi yang memerlukan. 
loading...

0 comments:

Post a Comment